Terbongakar Prabowo Sebut Susanah Pengupas Bawang, Fakta di Lapangan Ternyata Pekerja Dapur MBG
JAKARTA Sosok Susanah yang disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram menjadi sor
NASIONAL
JAKARTA -Sidang praperadilan lanjutan kasus Tom Lembong di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (22/11), diwarnai dengan perdebatan sengit terkait keterangan dua saksi ahli yang dihadirkan oleh Kejaksaan Agung. Keterangan kedua ahli hukum pidana, Hibnu Nugroho dari Universitas Jenderal Soedirman dan Taufik Rachman dari Universitas Airlangga, dipermasalahkan oleh pengacara Tom Lembong, Ari Yusuf Amir, yang menganggap keterangan mereka identik satu sama lain.
Menurut Ari, keterangan tertulis yang disampaikan kedua ahli tersebut menunjukkan kesamaan yang sangat mencolok, termasuk penggunaan ejaan, titik koma, bahkan susunan kata yang sama persis. Hal ini mendorong Ari untuk mempertanyakan siapa yang sebenarnya menulis keterangan tersebut.
“Ini siapa yang buat keterangan ahli ini? Ahli pertama atau ahli kedua, atau yang buat ini jaksa? Lalu ahli cuma tinggal disuruh tanda tangan. Kalau itu, wah kita betul-betul kecewa,” ujar Ari dalam jumpa pers setelah sidang.
Ari menambahkan, jika keterangan tersebut memang disusun secara serupa, hal ini bisa dianggap sebagai pelanggaran serius, bahkan mengarah pada tuduhan sumpah palsu yang melanggar Pasal 242 KUHP. Ia menyatakan bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk melaporkan hal ini ke pihak kepolisian dan universitas tempat kedua ahli tersebut mengajar.
Dalam persidangan tersebut, Ari sempat mengungkapkan kesamaan keterangan kedua ahli di depan hakim dan publik. “Naskah yang dibuat Prof sama persis dengan naskah yang dibuat oleh Taufik Rachman, kata demi kata, spasi bahkan titik koma yang sama. Saya ingin tanya, siapa yang nyontek? Bapak Prof yang buat terus Bapak yang contek?” ujar Ari dengan nada penuh tanya.
Menanggapi hal ini, jaksa yang hadir di sidang sempat melayangkan keberatan, namun perdebatan semakin memanas. Hakim Tunggal Tumpanuli Marbun berusaha menengahi ketegangan tersebut dan mengingatkan agar proses persidangan berjalan dengan tertib dan terbuka.
“Saya ambil kesimpulan dari situ semua, bahwa kalau memang ini menjadi pertentangan hasil pendapat, sekarang ahli ini dihadirkan langsung di persidangan ini. Apapun yang menjadi pendapat ahli ini, itu yang kami pegang, itu yang kami catatkan di sini,” ujar hakim yang memimpin persidangan.
Sidang praperadilan yang berlangsung penuh ketegangan ini semakin menarik perhatian publik, mengingat proses hukum yang melibatkan nama besar Tom Lembong. Pihak pengacara Tom Lembong mengaku akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk langkah hukum selanjutnya terkait dugaan pelanggaran yang melibatkan keterangan ahli dalam sidang.
(N/014)
JAKARTA Sosok Susanah yang disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram menjadi sor
NASIONAL
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah dan pisah sambut Kapolres Asahan dari AKBP Revi Nurvelani kepada AKBP Adi Dh
PEMERINTAHAN
LABUAN BAJO Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih akan membagi tugas mengikuti upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
PEMERINTAHAN
PIDIE JAYA Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mempercepat normalisasi muara Sungai Krueng Meureudu untuk memulihkan akses nelayan yang
EKONOMI
TAPAKTUAN Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk membenahi infrastruktur dasar
NASIONAL
RUTENG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 27 gempa bumi susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
NASIONAL
BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meninjau langsung sekaligus mengawasi penanganan
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap tiga wanita yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Deli Serdang, Su
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUAN BAJO Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memprioritaskan evakuasi korban, penya
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin meminta pemerintah pusat menambah dukungan anggaran untuk penanganan dampa
NASIONAL