Menjaga Integritas Jurnalistik, JMSI Tabagsel Silaturahmi ke Penasehat JMSI Manaon Lubis
PADANGSIDIMPUAN Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tabagsel, Yusrizal Nasution, bersama anggota organisasi, melakukan kunjungan
NASIONAL
JAKARTA — Kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) segera memasuki babak persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Kejaksaan Agung menyatakan kerugian negara akibat kasus ini kini mencapai lebih dari Rp2,1 triliun.
Direktur Penuntutan Jampidsus Kejagung, Riono Budisantoso, mengungkapkan dari total kerugian tersebut, sekitar Rp1,56 triliun berasal dari pengadaan Chromebook yang dinilai kemahalan, sementara Rp621 miliar berasal dari pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat.Baca Juga:
Eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada periode 2019–2022.
Nadiem bersama tiga tersangka lain, mantan konsultan Kemendikbudristek Ibrahim Arief, Direktur Sekolah Dasar Sri Wahyuningsih, dan Direktur Sekolah Menengah Pertama Mulyatsyah, telah dilimpahkan berkas dakwaannya ke pengadilan.
Satu tersangka lain, mantan staf khusus Nadiem, Jurist Tan, masih dalam pencarian karena berada di luar negeri.
Riono menjelaskan dugaan korupsi bermula dari perubahan kajian teknis yang seharusnya netral terkait pengadaan TIK.
Namun, Nadiem diduga memerintahkan agar kajian tersebut diubah sehingga mengarah pada pengadaan Chromebook dan penggunaan Chrome OS, meski pengadaan serupa sebelumnya dianggap gagal.
"Pengadaan serupa kembali dilakukan pada 2020–2022 tanpa dasar teknis yang objektif. Tindakan tersebut menguntungkan berbagai pihak secara melawan hukum," ujar Riono.
Dugaan perbuatan ini termasuk memperkaya diri sendiri, orang lain, atau suatu korporasi, serta potensi penerimaan uang oleh pejabat negara.
Nadiem Makarim menyatakan, meski menghadapi situasi sulit, ia bersyukur diberi kesehatan dan kekuatan.
"Mohon doanya dari semua masyarakat Indonesia, semoga Allah memberikan saya keadilan," kata Nadiem setelah berkasnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Senin (8/12/2025).
Kejaksaan Agung menegaskan kasus ini menjadi perhatian publik karena nilai kerugian negara yang besar, serta terkait dengan pengelolaan dana pendidikan yang semestinya digunakan untuk peningkatan mutu sekolah dan akses belajar.*
(kp/ad)
PADANGSIDIMPUAN Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tabagsel, Yusrizal Nasution, bersama anggota organisasi, melakukan kunjungan
NASIONAL
LANGKAT Tragedi memilukan terjadi di Batu 10, Tanjung Selamat, Kabupaten Langkat, pada Kamis (26/3/2026) sore. Sepasang kekasih yang did
PERISTIWA
SOLO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia teta
EKONOMI
MEDAN, SUMUT Komitmen Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehata
KESEHATAN
MEDAN, SUMUT Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya peran apoteker dalam menunjang keberhasilan perawatan pasien
KESEHATAN
TAPANULI SELATAN, SUMUT Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (Grib) Jaya Tapanuli Selatan menggelar acara Halal Bi Hal
POLITIK
VATIKAN Bahasa Indonesia kini menempati ruang baru di jantung komunikasi Gereja Katolik dunia. Untuk pertama kalinya, Bahasa Indonesia d
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, untuk mencari pasokan minyak m
EKONOMI
JAKARTA Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengirimkan surat resmi ke Komisi III DPR untuk meminta pembentukan panitia kerja (panja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemulihan kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, dari luka bakar akibat disiram air keras diperkirakan membutuhkan wak
HUKUM DAN KRIMINAL