Gempa M5,0 Guncang Sinabang Aceh, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap bahwa Nadiem Makarim menerima Rp809,5 miliar dalam dugaan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook saat menjabat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek).
Pernyataan ini disampaikan dalam sidang perdana dakwaan terhadap terdakwa Sri Wahyuningsih, Selasa (16/12/2025).
Dalam dakwaannya, jaksa Roy Riady menyebut total kerugian negara dalam program digitalisasi Kemendikbudristek mencapai Rp1,5 triliun.Baca Juga:
"Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu terdakwa Nadiem Anwar Makarim sebesar Rp809.596.125.000," ujar jaksa saat membacakan surat dakwaan.
Sri Wahyuningsih hadir sebagai satu dari empat terdakwa yang terkait kasus pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) untuk tahun anggaran 2019–2022.
Jaksa menyatakan, selain Sri, terdakwa lain termasuk Mulyatsyah, Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, Ibrahim Arief alias IBAM, konsultan, dan mantan staf khusus Nadiem, Jurist Tan, yang masih buron.
Menurut jaksa, pengadaan Chromebook dan CDM tidak sesuai perencanaan, melanggar prinsip pengadaan, dan dilakukan tanpa evaluasi harga maupun survei lapangan.
Akibatnya, laptop-laptop tersebut tidak bisa digunakan untuk proses belajar mengajar di daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan).
"Bahwa terdakwa Sri Wahyuningsih bersama-sama dengan Nadiem Anwar Makarim, Ibrahim Arief, Mulyatsyah, dan Jurist Tan membuat kajian kebutuhan TIK pada program digitalisasi pendidikan yang mengarah pada laptop Chromebook, tanpa identifikasi kebutuhan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, sehingga mengalami kegagalan khususnya di daerah 3T," jelas jaksa.
Sidang perdana kali ini hanya dihadiri tiga terdakwa; Nadiem Makarim absen karena sedang menjalani pembantaran setelah operasi.
Sidang akan berlanjut dengan pemeriksaan bukti dan saksi, yang diperkirakan menjadi sorotan publik nasional karena melibatkan nama mantan menteri dan tokoh teknologi Indonesia.*
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) akan segera mengeksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap Alexander Halim alias Akua
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand mulai tiba di Kota Medan menjelang Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IndonesiaMalaysiaT
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi tsunami di sekitar Selat Sunda masih rendah setelah aktivi
PERISTIWA
KARO Kecelakaan lalu lintas ringan di Jalan KabanjaheTigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengungkap keberadaan tanaman yang didu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi pada hari yang sama. Hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 09.00 WIB, setidakn
PERISTIWA
JAKARTA Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan. Badan Meteorologi, Klimatolo
NASIONAL
JAKARTA Evaluasi terhadap kinerja kabinet menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai hal yang wajar. Eva
POLITIK
PEMATANGSIANTAR Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap Frandika Adi Wijaya Ginting, 32 tahun, karena diduga menjual n
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Dua pria di Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diamankan polisi setelah diduga mencuri se
HUKUM DAN KRIMINAL