Kemenham Soroti Koordinasi Polri-TNI di Kasus Andrie Yunus, Minta Tak Ada yang Ditutup-tutupi
JAKARTA Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) menekankan pentingnya penanganan kasus kekerasan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus,
NASIONAL
JAKARTA -Sidang praperadilan yang diajukan oleh Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali berlanjut pada Kamis (21/11). Mantan Menteri Perdagangan tersebut dihadirkan melalui sesi daring via Zoom dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Sidang dimulai dengan Hakim Tumpanuli memberikan kesempatan kepada Tom Lembong untuk memberikan penjelasan. Dalam kesempatan tersebut, Tom membacakan sebuah testimoni yang berjudul “Kesaksian Terkait Kronologi Pemeriksaan dan Penahanan,” yang sudah diserahkan sebagai bagian dari barang bukti kepada hakim.
Dalam keterangannya, Tom mengungkapkan kronologi dirinya diperiksa sebagai saksi pada 29 Oktober 2024 yang kemudian berubah status menjadi tersangka dan langsung ditahan. Ia menyebutkan bahwa pada saat ditetapkan sebagai tersangka, penyidik tidak menjelaskan secara rinci masalah hukum yang menimpanya.
“Saat Anda ditetapkan sebagai tersangka, dijelaskan tidak apa masalahnya?” tanya pengacara dalam sesi tanya jawab.
“Tidak dijelaskan apa masalahnya,” jawab Tom Lembong.
Tom juga mengungkapkan bahwa meskipun pengacaranya berasal dari Kejaksaan Agung, dirinya merasa tertekan dan akhirnya mengikuti permintaan penyidik. “Saya dalam kondisi syok,” ujarnya.
Dalam sidang yang juga dihadiri oleh istri Tom, Franciska Wihardja, Tom Lembong mengajukan gugatan praperadilan untuk mempersoalkan penetapan status tersangkanya oleh Kejaksaan Agung. Dalam gugatan tersebut, Tom menyoroti sejumlah aspek, termasuk belum diperiksanya lima mantan Menteri Perdagangan lainnya dan ketiadaan audit dari BPK terkait kerugian negara dalam impor gula.
Tom Lembong kini tengah berjuang melawan status tersangkanya, dengan harapan bisa mendapatkan kejelasan hukum atas proses yang tengah dijalani. Sidang praperadilan ini masih akan berlanjut dan menjadi bagian penting dari perjalanan hukum mantan Menteri Perdagangan tersebut.
(N/014)
JAKARTA Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) menekankan pentingnya penanganan kasus kekerasan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus,
NASIONAL
ACEH BESAR Panitia Zakat Fitrah Gampong Lam Lumpu berhasil menghimpun 6 ton zakat fitrah selama Ramadan 1447 H. Zakat ini langsung disal
AGAMA
NAGAN RAYA Ribuan pengikut Tarekat Syattariyah di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sejak Kamis (19
NASIONAL
JAKARTA Polemik seputar ahli digital forensik Rismon Sianipar dalam kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo kembali memanas. Kuasa hukum
POLITIK
JAKARTA Bank Indonesia (BI) memastikan akan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah selama periode libur panjang Idulfitri 1447 H. Langkah
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan menjelang Lebaran 2026. Hari ini, Kamis (19/3/2026), har
EKONOMI
BATU BARA Kepedulian seorang pemuda di Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara patut diapresiasi. Husni Tamrin bersama masyarakat setempat
NASIONAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan bahwa hubungan industrial yang sehat harus dibangun atas dasar kepedulian antara m
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak agar kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manu
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengumumkan layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang mudik. Layanan ini disedia
PEMERINTAHAN