Australia hingga Brasil Berebut Impor Pupuk RI, Pemerintah Utamakan Kebutuhan Petani Dalam Negeri
JAKARTA Sejumlah negara mulai melirik Indonesia sebagai pemasok pupuk urea di tengah gangguan pasokan global. Mulai dari Australia hingg
EKONOMI
JAKARTA - Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung RI (FORSIMEMA RI), Syamsul Bahri, menyampaikan pernyataan sikap sekaligus solusi terkait perlunya perubahan metode pengundangan media pada agenda Refleksi Akhir Tahun Mahkamah Agung (MA).
Menurut Syamsul, langkah ini penting untuk menjaga ketertiban, efektivitas, dan kualitas diseminasi informasi kepada publik.
Ia menilai pola undangan media selama ini perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan kegaduhan dan miskomunikasi.Baca Juga:
Syamsul mengusulkan agar Plt Kabiro dan Kabag Humas MA menyatukan seluruh kanal komunikasi media dalam satu wadah resmi, dengan mengarahkan awak media ke Group Media Portal Berita MA dan Peradilan.
Selain itu, Humas MA diminta lebih selektif dengan memprioritaskan media yang konsisten mendukung pemberitaan positif, objektif, dan edukatif terkait kinerja MA serta badan peradilan di bawahnya.
Alasan Evaluasi Metode Undangan
Menurut Syamsul, terdapat beberapa pertimbangan utama:
- Apresiasi kinerja media – memberikan ruang lebih besar kepada media yang aktif mengawal isu hukum dan kebijakan MA sepanjang tahun.
- Efektivitas diseminasi informasi – media yang terbiasa meliput MA dan peradilan memiliki pemahaman konteks hukum lebih baik, sehingga meminimalkan kesalahan tafsir dalam pemberitaan.
- Penguatan sinergi kelembagaan – membangun ekosistem komunikasi yang sehat dan profesional antara Humas MA dan media mitra.
Strategi yang Diusulkan
Beberapa langkah strategis yang dapat diterapkan Humas MA antara lain:
- Pendataan (database) media aktif untuk mengidentifikasi media yang rutin dan berkesinambungan memberitakan agenda MA secara objektif.
- Skema undangan terbuka namun terverifikasi, sehingga jurnalis yang hadir benar-benar memahami tugas dan fungsi MA serta dunia peradilan.
- Ruang diskusi dua arah, agar agenda Refleksi Akhir Tahun tidak hanya bersifat pemaparan satu arah, tetapi menjadi forum dialog antara pimpinan MA dan media.
Syamsul menegaskan, kritik dan masukan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian agar agenda besar tahunan MA tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi sarana pertanggungjawaban publik, khususnya kepada masyarakat pencari keadilan, melalui media yang kredibel dan profesional.*
(ad)
JAKARTA Sejumlah negara mulai melirik Indonesia sebagai pemasok pupuk urea di tengah gangguan pasokan global. Mulai dari Australia hingg
EKONOMI
JAKARTA Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, memasuki babak baru. Empat prajurit TNI yang diduga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan kesiapan pemerintah untuk mempercepat pembangunan huni
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Kamis (16/4/2026). Harg
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap masih adanya ketidaktepatan sasaran dalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI)
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal mengingatkan pemerintah untuk berhatihati dalam menyikapi isu kerja sama
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah Indonesia menolak tawaran pinjaman dari International Monetary Fu
EKONOMI
BANDA ACEH Pemerintah Aceh melibatkan sejumlah guru besar dan akademisi dalam pembahasan perubahan UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 ten
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa musim kemarau 2026 di Indonesia diprediksi lebih kering diba
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan mencapai 96,8 juta
NASIONAL