Curanmor di Medan Kian Meresahkan: Motor Pendeta Raib di Tengah Ibadah
MEDAN Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Kota Medan. Dua motor milik pendeta di Gereja GKPS Menteng Indah, Jalan Mente
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan menetapkan seorang anak berstatus pelajar sekolah dasar sebagai tersangka tunggal dalam kasus kematian seorang perempuan, yang tak lain adalah ibu kandungnya, di Kecamatan Sunggal, Kota Medan.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menyelesaikan serangkaian proses investigasi, termasuk pemeriksaan forensik digital dan analisis ilmiah terhadap barang bukti.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka yang masih berstatus pelajar SD diduga melakukan perbuatannya karena motif sakit hati terhadap korban," ujar Calvijn dalam konferensi pers, Senin (29/12/2025).Baca Juga:
Calvijn menjelaskan, tersangka mengaku mengalami tekanan emosional akibat perlakuan korban yang kerap mengancam anggota keluarga menggunakan senjata tajam.
Faktor lain yang turut memengaruhi kondisi psikologis tersangka adalah penghapusan aplikasi permainan daring yang biasa dimainkan anak tersebut.
Peristiwa tragis ini terjadi pada 10 Desember 2025 dini hari. Tersangka diduga menggunakan pisau untuk melukai korban, yang kemudian mengalami puluhan luka tusukan di sejumlah bagian tubuh.
Salah seorang saksi melihat tersangka berlumuran darah memegang pisau sebelum kakaknya berhasil merebutnya dan melaporkan kejadian kepada ayah mereka.
Kasubdit Kimbio Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara, AKBP Hendri Ginting, menyebutkan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara mengonfirmasi lokasi utama peristiwa berada di kamar lantai satu.
Pemeriksaan forensik menemukan DNA korban dan kakak tersangka pada pisau.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sumatera Utara, Dwi Endah, menegaskan pihaknya telah memberikan pendampingan terhadap anak sejak awal penanganan perkara, termasuk proses rekonstruksi dan tahap persidangan mendatang.
Psikolog Irna Minauli menambahkan, tersangka memiliki tingkat kecerdasan tinggi dan tidak mengalami gangguan kesehatan mental.
"Peristiwa ini bukan akibat gangguan mental, melainkan akumulasi pengalaman kekerasan yang dipendam lama," ujarnya.
MEDAN Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Kota Medan. Dua motor milik pendeta di Gereja GKPS Menteng Indah, Jalan Mente
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TENGAH Hampir dua bulan pasca banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh Tengah pada 26 November 2025, 43 desa di wilayah itu mas
NASIONAL
JAKARTA Pejabat Iran menyebut sekitar 2.000 orang tewas dalam aksi protes besarbesaran yang berlangsung di sejumlah kota Iran beberapa h
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Bidang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Aizzudin Abdurrahman atau Gus Ai
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., meresmikan bangunan parkir kendaraan roda dua di lingkungan Map
PEMERINTAHAN
JAKARTA Habib Rizieq Shihab menyoroti materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyinggung soal salat dalam acara digital Mens Rea
POLITIK
MEDAN Nasib sial menimpa seorang driver ojek online (Ojol) di Medan Petisah, Kota Medan. Sepeda motornya raib digondol pencuri ketika ia
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PSMS Medan resmi menambah dua gelandang baru ke dalam skuadnya, sekaligus melepas tiga pemain yang minim kesempatan bermain. Langk
OLAHRAGA
MEDAN Dua pria diamankan polisi setelah kedapatan mencuri besi dan pelat aluminium di gudang milik warga Kota Medan. Aksi keduanya terun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni mengungkapkan detikdetik penyerangan dan penjarahan rumahnya pada akhir Agustus 2025 saat
HUKUM DAN KRIMINAL