BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Dua Tersangka Teroris Diamankan di Sumut Saat Libur Nataru, Densus 88 Amankan Jaringan NII dan AD

Adelia Syafitri - Rabu, 31 Desember 2025 11:38 WIB
Dua Tersangka Teroris Diamankan di Sumut Saat Libur Nataru, Densus 88 Amankan Jaringan NII dan AD
Ilustrasi - Sejumlah anggota Densus 88 menyisir lokasi penangkapan teroris. (foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil menangkap tujuh tersangka terorisme selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, termasuk dua orang yang diamankan di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan, para tersangka berasal dari dua jaringan kelompok teror, yaitu Negara Islam Indonesia (NII) dan Ansharuh Daulah (AD).

"NII adalah organisasi yang bercita-cita mendirikan negara Islam di Indonesia dan telah dikategorikan sebagai kelompok teroris. Sedangkan AD berafiliasi dengan ISIS dan aktif menyebarkan propaganda serta seruan aksi teror," ujar Mayndra dalam keterangan resmi, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga:

Dua tersangka dari kelompok NII langsung ditahan di Sumut, sementara lima tersangka lainnya ditangkap di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Papua karena terlibat aktif dalam propaganda dan seruan aksi teror.

Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono, menegaskan bahwa Indonesia berhasil bebas dari serangan teror sepanjang 2025.

Hal ini membuktikan efektivitas langkah proaktif Densus 88 dalam menekan ancaman terorisme.

"Densus 88 Anti Teror berkomitmen menjaga Indonesia bebas dari serangan teror. Kami berhasil mempertahankan status Zero Terrorism Attack dari tahun 2023 hingga 2025," jelas Syahar saat rilis akhir tahun di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Selama tiga tahun terakhir, tercatat penangkapan pelaku sebanyak 147 tersangka pada 2023, 55 tersangka pada 2024, dan 51 tersangka pada 2025.

Beberapa kasus menonjol di antaranya pengungkapan jaringan radikalisme anak di bawah umur, penggagalan rencana aksi teror oleh kelompok Anshor Daulah, serta penanganan 68 anak di 18 provinsi yang terpapar ideologi kekerasan ekstrim.

Langkah-langkah ini diakui efektif dalam menekan potensi ancaman dan menjaga stabilitas keamanan nasional, sekaligus memastikan masyarakat dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru tanpa insiden terorisme.*


(tm/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Siapkan Program Reboisasi Pascabencana untuk Pulihkan Hutan Rusak
Pemprov Sumut Siapkan Tenda Darurat untuk Sekolah yang Rusak Akibat Banjir
Polri Tancap Gas Tangani Bencana di Sumatera Utara: 21 Alat Berat Dikerahkan dan 100 Titik Fasilitas Air Bersih Siap Operasional
Polda Sumut Pecat 61 Personel Sepanjang 2025, Kapolda Tegaskan Penegakan Disiplin Tanpa Toleransi
Korlantas Polri Akui Masih Ada Pungli, Agus Suryonugroho: "Kalau Masih Ada, Silakan di-Blender"
Polda Sumut Sita 1,6 Ton Sabu Sepanjang 2025, Selamatkan 11,9 Juta Jiwa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru