Jangan Biarkan Kerja Kotor Oknum Mencoreng Kepemimpinan Presiden
OlehBambang Soesatyo.PARA petinggi dan orangorang dekat Presiden Prabowo Subianto patut mewaspadai upaya nyata di ruang publik yang bertuj
OPINI
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan agar influencer berhati-hati dalam menyampaikan kritik, terutama terkait narasi yang menyudutkan pemerintah sebagai pelaku teror.
Pernyataan ini disampaikan Pigai menyusul rentetan teror yang menimpa sejumlah influencer beberapa waktu terakhir.
"Terkait maraknya teror yang menimpa influencer, saya minta aparat kepolisian mengusut secara tuntas agar diketahui motif dan siapa pelakunya," kata Pigai, Sabtu (3/1/2026).Baca Juga:
Pigai mengapresiasi peran influencer dalam memanfaatkan kebebasan berpendapat.
Namun, ia mengingatkan, kritik yang disampaikan kerap bergeser menjadi serangan pribadi maupun institusi, bahkan kadang dimanfaatkan sebagai cara untuk menaikkan jumlah pengikut atau subscribers.
"Saat ini kita menikmati surplus demokrasi, yakni hak berpendapat yang dijamin tanpa adanya protokol lalu lintas. Namun, kritik harus disampaikan secara bertanggung jawab, berbasis fakta, dan tidak dimanipulasi demi kepentingan popularitas semata," ujar Pigai.
Menteri HAM itu juga menekankan agar publik dan influencer tidak mudah terpengaruh pola penggiringan opini menggunakan logika sesat, seperti serangan pribadi, manipulasi emosi, generalisasi berlebihan, maupun pengaburan sebab-akibat.
Pigai menegaskan bahwa hingga kini belum ada bukti atau pihak yang bisa dipastikan bertanggung jawab atas kasus teror terhadap influencer.
Oleh sebab itu, framing pemerintah sebagai pelaku teror adalah tidak tepat dan bisa menimbulkan kekeliruan publik.
"Kritik dan pengawasan terhadap pemerintah tetap penting, tapi harus rasional, objektif, dan berbasis fakta. Pemerintah tidak melakukan teror dan tetap menghormati sikap kritis semua pihak, termasuk para influencer," tegas Pigai.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berpendapat adalah hak, tetapi tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab moral dan etika digital.*
OlehBambang Soesatyo.PARA petinggi dan orangorang dekat Presiden Prabowo Subianto patut mewaspadai upaya nyata di ruang publik yang bertuj
OPINI
JENEWA Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, memperingatkan bahwa dunia saat ini menjadi semakin berbahaya seiring
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghadirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 sebagai upay
EKONOMI
BINJAI Dalam rangka mengisi nilai ibadah di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia
NASIONAL
TANJUNG BALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melaksanakan pemantauan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Besar K
EKONOMI
TEBING TINGGI Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Gambir, Kota Tebing Tinggi, Su
EKONOMI
MEDAN Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Sumatera Utara menggelar Simposium Pendidikan Sumatera Utara di Aula Fakultas
PENDIDIKAN
ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), melantik dan mengambil sumpah 25 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan P
PEMERINTAHAN
BINJAI Menjelang Operasi Ketupat Toba 2026 untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.
NASIONAL
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tanjungb
PEMERINTAHAN