Buruh Soroti Kebijakan WFH ASN: Efisiensi atau Ganggu Pelayanan Publik?
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
SURABAYA -Kasus penganiayaan yang sempat viral dan menghebohkan publik terkait keributan di depan SMAK Gloria 2 Surabaya pada Senin (21/10/2024) akhirnya berakhir dengan perdamaian antara kedua belah pihak. Meskipun sempat terjadi kesalahpahaman antara orang tua siswa dan pihak sekolah, kini mereka sudah saling memaafkan dan sepakat untuk tidak memperpanjang permasalahan ini.
Wali murid salah seorang siswa yang terlibat dalam dugaan penganiayaan, Ivan, mengonfirmasi bahwa meskipun proses hukum masih berlanjut, pihaknya bersama dengan kelompok yang diduga ikut terlibat dalam insiden tersebut, serta pihak sekolah, telah menyelesaikan masalah ini dengan cara damai.
“Proses hukum masih terus berlanjut, itu nanti biar diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Yang pasti, kami sudah saling memaafkan,” ujar Ivan.
Selain itu, perwakilan kelompok yang terlibat, Nouke, yang juga disebut-sebut hadir untuk mencegah keributan, menjelaskan bahwa kedatangannya bukan untuk memperburuk situasi, melainkan untuk menenangkan suasana. Dia menegaskan bahwa dirinya tidak dibayar untuk datang, dan tujuannya semata-mata untuk mencegah pertikaian antar pelajar.
“Saya datang untuk mencegah agar tidak terjadi perkelahian antar pelajar. Tapi saya diviralkan sebagai preman. Saya tidak dibayar oleh siapa pun. Sebaliknya, seharusnya saya malah berterima kasih, karena saya hanya berusaha menenangkan situasi,” ungkap Nouke.
Kedua belah pihak, baik dari kelompok Nouke maupun pihak SMAK Gloria 2, akhirnya melakukan mediasi dan sepakat untuk saling memaafkan. Nouke pun mengakui bahwa kegaduhan yang terjadi di media sosial tidaklah mencerminkan kenyataan yang sebenarnya. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di sekolah bukan untuk menimbulkan ketegangan, melainkan hanya untuk memastikan kejadian itu tidak semakin buruk.
Sementara itu, pengacara yang mewakili Nouke, Richard Handiwiyanto, mengapresiasi pihak SMAK Gloria 2 yang telah menerima permintaan maaf dari kliennya. Ia berharap permasalahan ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar tidak mengedepankan emosi dalam menyelesaikan masalah, terutama yang melibatkan anak-anak di lingkungan sekolah.
“Kami berterima kasih kepada kepala sekolah dan Yayasan Gloria, yang telah menerima permohonan maaf kami dengan baik. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih bijaksana dan tidak mudah tersulut emosi,” ujar Richard.
Sebagai langkah lebih lanjut, pengacara SMAK Gloria 2 Surabaya, Sudiman Sidabuke, menegaskan bahwa kesalahpahaman yang terjadi kini telah diselesaikan melalui mediasi dan permohonan maaf. Meskipun demikian, ia memastikan bahwa pihak sekolah tetap melaporkan masalah ini kepada kepolisian dan akan terus mengikuti jalannya proses hukum yang berlaku.
“Kesalahpahaman yang beredar di media sosial kini sudah jelas, dan kami dengan saudara Nouke dan kawan-kawan sudah menyatakan selesai. Kami tetap melaporkan persoalan yang kedua, namun itu masih berlanjut dan kami serahkan kepada pihak kepolisian,” jelas Sudiman.
Kasus yang bermula dari keributan di luar sekolah ini terjadi setelah pertandingan basket di sebuah mal di Surabaya, yang diduga menjadi pemicu perselisihan antara orang tua siswa. Beberapa video yang beredar menunjukkan suasana tegang, dengan pihak kepolisian dan petugas keamanan perumahan turut serta melerai.
Meski video tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran akan adanya penganiayaan, pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ada tindakan kekerasan dalam insiden tersebut, hanya terjadi kesalahpahaman antar pihak yang terlibat.
Dengan adanya mediasi dan kesepakatan damai ini, kedua belah pihak berharap agar masalah tersebut dapat segera diselesaikan secara tuntas dan tidak berlarut-larut. Pihak sekolah dan para wali murid sepakat untuk mengedepankan komunikasi yang lebih baik ke depannya, demi menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis bagi anak-anak didik mereka.
(N/014)
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
JAKARTA Facebook, yang kini berada di bawah payung Meta, meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track yang menawarkan bayaran hingg
SAINS DAN TEKNOLOGI
WASHINGTON D.C. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pada Kamis (19/3/2026) bahwa dirinya telah memperingatkan Perda
INTERNASIONAL
ACEH BESAR Tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW menjadi renungan mendalam bagi umat Islam di penghujung bulan Ra
AGAMA
OlehMarsudin Nainggolan.ADA satu jenis hukuman yang tidak pernah dijatuhkan di ruang sidang, tetapi dampaknya bisa jauh lebih panjang dari
OPINI
JAKARTA Jelang Lebaran 2026, para pemain FC Mobile dapat merayakan dengan hadiah spesial dari EA Sports melalui serangkaian kode redeem te
ENTERTAINMENT
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang resmi mengubah pola pembayaran honor bilal mayit dan penggali kubur. Yang sebelumnya diba
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya perusahaan memandang mudik pekerja sebagai bagian dari upaya m
NASIONAL
SIMALUNGUN Mantan fungsionaris DPC PDIP Kabupaten Simalungun, Sarmuliadin Sinaga, mempertanyakan mengapa Konfercab (Konferensi Cabang) P
POLITIK
YOGYAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau para elite bangsa untuk menjadi teladan dalam menjaga p
NASIONAL