Tak Ajukan Banding, Vonis 5,5 Tahun Eks Kadis PUPR Sumut Topan Ginting Jadi Inkrah
MEDAN Putusan pengadilan terhadap mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara, Topan Obaja Ginting, dala
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA -Kasus saling ejek antara dua siswa, EN dari SMA Kristen Gloria 2 Surabaya dan EMS dari SMA Cinta Hati, berbuntut panjang setelah orangtua EMS, Ivan Sugianto, mendatangi sekolah EN pada 21 Oktober 2024 lalu. Kejadian itu berawal dari saling ejek antara kedua siswa yang kemudian berujung pada tindakan kontroversial Ivan Sugianto.
Ivan Sugianto, yang merasa tidak terima dengan ejekan terhadap anaknya, mendatangi SMA Kristen Gloria 2 Surabaya untuk meminta permintaan maaf dari EN. Namun, cara yang digunakan Ivan memicu kemarahan publik. Dalam insiden yang terekam kamera, Ivan memaksa EN untuk sujud di hadapannya sambil menggonggong layaknya anjing, sebuah tindakan yang dianggap tidak manusiawi.
Aksi ini kemudian viral di media sosial, memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan Ivan, yang dianggap melanggar hak asasi dan merendahkan martabat seorang anak. Setelah video pemaksaan itu viral, Ivan Sugianto kembali menjadi sorotan publik, terutama setelah fotonya bersama Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Teguh Setiawan, beredar luas.
Foto yang menampilkan Ivan Sugianto bersama Kompol Teguh Setiawan itu pertama kali dibagikan oleh akun X @Opposisi6890 pada Kamis, 14 November 2024. Dalam foto tersebut, Ivan terlihat tersenyum bersama dua temannya di Polrestabes Surabaya, sementara Kompol Teguh juga tampak tersenyum ke arah kamera. Foto ini memicu pertanyaan banyak pihak mengenai hubungan antara Ivan dan Kompol Teguh, terutama setelah insiden yang melibatkan Ivan.
Menanggapi hal tersebut, Kompol Teguh Setiawan menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan foto lama yang diambil saat dirinya baru pindah ke Polrestabes Surabaya. “Bukan saat Ivan diperiksa,” ujar Kompol Teguh kepada wartawan pada Kamis (14/11/2024).
Kompol Teguh juga menegaskan bahwa Ivan Sugianto telah diperiksa oleh polisi terkait insiden pemaksaan sujud dan menggonggong di SMA Kristen Gloria 2. “Proses perkara masih berjalan, dan polisi masih mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini,” lanjutnya.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan polisi terus bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Meskipun telah diperiksa, Ivan Sugianto belum ditetapkan sebagai tersangka, dan kasus ini masih terus didalami oleh pihak berwajib.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ivan Sugianto dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait tindakannya yang telah menuai kecaman publik. Banyak warganet yang berharap agar hukum ditegakkan dengan adil dan tindakan semacam ini tidak dibiarkan terjadi lagi di masa depan.
Berita mengenai kedekatan Ivan dengan aparat kepolisian, termasuk foto bersama Kompol Teguh, memunculkan spekulasi di kalangan warganet mengenai apakah Ivan memiliki koneksi dengan institusi tertentu, termasuk TNI atau Polri. Namun, sampai saat ini belum ada bukti yang menguatkan spekulasi tersebut.
Setelah foto tersebut beredar, warganet pun mulai mempertanyakan hubungan Ivan dengan aparat penegak hukum. Banyak yang khawatir bahwa kedekatan ini bisa memengaruhi jalannya proses hukum terkait insiden yang melibatkan anaknya. Berbagai pihak mengingatkan agar kasus ini diproses secara objektif tanpa ada intervensi dari pihak manapun.
Pihak kepolisian mengingatkan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru membuat spekulasi mengenai hubungan antara Ivan Sugianto dan aparat, serta memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan transparansi dan keadilan.
(N/014)
MEDAN Putusan pengadilan terhadap mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara, Topan Obaja Ginting, dala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri undangan Silaturahmi dan Dialog Bidang Politik dan Keamanan yang digelar Keme
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Aceh ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 yang akan dihadiri Ketua Umum Posyandu Tri Tito Karna
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh menggelar kegiatan gotong royong massal di kawasan Pasar AlMahirah, Lamdingin, Banda Aceh, Selasa, 14
NASIONAL
JAKARTA Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memberikan apresiasi terhadap langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) y
NASIONAL
JAKARTA Polemik pengadaan sepeda motor listrik untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan perbedaan pern
NASIONAL
DEPOK Dunia akademik kembali diguncang oleh dugaan kasus pelecehan yang melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indones
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Seorang anggota Bintara Samapta Polda Kepulauan Riau (Kepri) berinisial Bripda NS meninggal dunia setelah diduga mengalami pengani
PERISTIWA
KOTAPINANG Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang mengunjungi SD Negeri 26 Nagodang, Kecamatan Kotapinang, Selasa, 14 April
PENDIDIKAN
KISARAN Pemerintah Kabupaten Asahan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan sistem pengaduan masyarakat yang l
PEMERINTAHAN