BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Kasus Pemaksaan Siswa Sujud dan Menggonggong, Ivan Sugianto Kembali Jadi Sorotan Setelah Foto Bareng Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya

BITVonline.com - Jumat, 15 November 2024 08:47 WIB
Kasus Pemaksaan Siswa Sujud dan Menggonggong, Ivan Sugianto Kembali Jadi Sorotan Setelah Foto Bareng Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SURABAYA -Kasus saling ejek antara dua siswa, EN dari SMA Kristen Gloria 2 Surabaya dan EMS dari SMA Cinta Hati, berbuntut panjang setelah orangtua EMS, Ivan Sugianto, mendatangi sekolah EN pada 21 Oktober 2024 lalu. Kejadian itu berawal dari saling ejek antara kedua siswa yang kemudian berujung pada tindakan kontroversial Ivan Sugianto.

Ivan Sugianto, yang merasa tidak terima dengan ejekan terhadap anaknya, mendatangi SMA Kristen Gloria 2 Surabaya untuk meminta permintaan maaf dari EN. Namun, cara yang digunakan Ivan memicu kemarahan publik. Dalam insiden yang terekam kamera, Ivan memaksa EN untuk sujud di hadapannya sambil menggonggong layaknya anjing, sebuah tindakan yang dianggap tidak manusiawi.

Aksi ini kemudian viral di media sosial, memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan Ivan, yang dianggap melanggar hak asasi dan merendahkan martabat seorang anak. Setelah video pemaksaan itu viral, Ivan Sugianto kembali menjadi sorotan publik, terutama setelah fotonya bersama Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Teguh Setiawan, beredar luas.

Foto yang menampilkan Ivan Sugianto bersama Kompol Teguh Setiawan itu pertama kali dibagikan oleh akun X @Opposisi6890 pada Kamis, 14 November 2024. Dalam foto tersebut, Ivan terlihat tersenyum bersama dua temannya di Polrestabes Surabaya, sementara Kompol Teguh juga tampak tersenyum ke arah kamera. Foto ini memicu pertanyaan banyak pihak mengenai hubungan antara Ivan dan Kompol Teguh, terutama setelah insiden yang melibatkan Ivan.

Menanggapi hal tersebut, Kompol Teguh Setiawan menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan foto lama yang diambil saat dirinya baru pindah ke Polrestabes Surabaya. “Bukan saat Ivan diperiksa,” ujar Kompol Teguh kepada wartawan pada Kamis (14/11/2024).

Kompol Teguh juga menegaskan bahwa Ivan Sugianto telah diperiksa oleh polisi terkait insiden pemaksaan sujud dan menggonggong di SMA Kristen Gloria 2. “Proses perkara masih berjalan, dan polisi masih mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini,” lanjutnya.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan polisi terus bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Meskipun telah diperiksa, Ivan Sugianto belum ditetapkan sebagai tersangka, dan kasus ini masih terus didalami oleh pihak berwajib.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ivan Sugianto dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait tindakannya yang telah menuai kecaman publik. Banyak warganet yang berharap agar hukum ditegakkan dengan adil dan tindakan semacam ini tidak dibiarkan terjadi lagi di masa depan.

Berita mengenai kedekatan Ivan dengan aparat kepolisian, termasuk foto bersama Kompol Teguh, memunculkan spekulasi di kalangan warganet mengenai apakah Ivan memiliki koneksi dengan institusi tertentu, termasuk TNI atau Polri. Namun, sampai saat ini belum ada bukti yang menguatkan spekulasi tersebut.

Setelah foto tersebut beredar, warganet pun mulai mempertanyakan hubungan Ivan dengan aparat penegak hukum. Banyak yang khawatir bahwa kedekatan ini bisa memengaruhi jalannya proses hukum terkait insiden yang melibatkan anaknya. Berbagai pihak mengingatkan agar kasus ini diproses secara objektif tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Pihak kepolisian mengingatkan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru membuat spekulasi mengenai hubungan antara Ivan Sugianto dan aparat, serta memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan transparansi dan keadilan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru