BREAKING NEWS
Rabu, 28 Januari 2026

Ahok Sebut Jaksa Bisa Menangkap Banyak Pihak Jika Mau Mengusut

Adelia Syafitri - Selasa, 27 Januari 2026 15:31 WIB
Ahok Sebut Jaksa Bisa Menangkap Banyak Pihak Jika Mau Mengusut
Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut aparat penegak hukum dapat menangkap banyak pihak jika serius mengusut dugaan korupsi di Indonesia.

Pernyataan itu ia sampaikan saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.

Pernyataan tersebut muncul ketika jaksa penuntut umum menyinggung sistem pengadaan minyak di Pertamina yang sempat diusulkan Ahok semasa menjabat komisaris utama.

Baca Juga:

Jaksa mempertanyakan permasalahan dalam sistem pengadaan lama yang dinilai tidak efisien.

Menurut Ahok, sistem pengadaan sebelumnya membuat Indonesia tidak memiliki cadangan minyak strategis yang memadai.

Ia menyebut cadangan nasional kerap tidak mencapai kebutuhan 30 hari karena keterbatasan anggaran dan penugasan negara kepada Pertamina.

"Dalam Undang-Undang Migas, cadangan itu sebetulnya tugas pemerintah. Tapi karena Pertamina dianggap BUMN, akhirnya dibebani tugas meski harus menanggung kerugian," kata Ahok di hadapan majelis hakim.

Ahok menjelaskan, dirinya pernah mengusulkan sistem pengadaan berbasis supplier hire stock melalui katalog elektronik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Ia menginginkan adanya halaman khusus pengadaan Pertamina, seperti yang pernah diterapkannya saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Ia mengklaim sistem tersebut berhasil menekan pemborosan anggaran di Jakarta.

Namun, menurut dia, perubahan terjadi setelah dirinya tidak lagi menjabat.

"Begitu saya tidak jadi gubernur, semuanya diubah lagi," ujar Ahok.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ahok Bersaksi di Kasus Dugaan Korupsi Pertamina: “Ponsel Saja yang Dibawa”
Besok! Jaksa Hadirkan Ahok sebagai Saksi Kunci di Persidangan Korupsi Minyak Pertamina
Mudik Lebaran 2026: Tiket Kereta Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, Jangan Sampai Kehabisan
INALUM Gelar Workshop ICMESH, Perkuat Budaya K3 dan Kepatuhan Lingkungan untuk Seluruh Kontraktor
Stok Daging Sapi dan Kerbau Aman Hingga Ramadhan, Pemerintah Siapkan Operasi Pasar
Wanita Tanpa Identitas Tertabrak Kereta Api di Pematangsiantar, Mengalami Luka Berat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru