BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

Jumlah WNI yang Minta Pulang dari Kamboja Capai 2.493 Orang

Adam - Selasa, 27 Januari 2026 16:01 WIB
Jumlah WNI yang Minta Pulang dari Kamboja Capai 2.493 Orang
Hingga 26 Januari 2026 pukul 23.00, tercatat sebanyak 2.493 WNI telah meminta difasilitasi pemulangan ke Indonesia. (Foto: Dok. kemlu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang melapor ke Kedutaan Besar RI di Phnom Penh, Kamboja, terus meningkat seiring upaya pemberantasan sindikat penipuan daring oleh pemerintah setempat.

Hingga 26 Januari 2026 pukul 23.00, tercatat sebanyak 2.493 WNI telah meminta difasilitasi pemulangan ke Indonesia.

KBRI Phnom Penh melakukan langkah-langkah intensif, termasuk pendataan, penilaian kasus, dan penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki dokumen perjalanan.

Baca Juga:

Sementara WNI yang memiliki paspor dan tidak menghadapi kendala administratif dilaporkan telah kembali ke Indonesia secara mandiri.

"Kami telah memfasilitasi WNI yang membutuhkan dokumen perjalanan sementara dan keringanan denda keimigrasian. Contohnya, 46 WNI dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 30 Januari 2026," tulis KBRI Phnom Penh dalam rilis resmi, Selasa (27/1/2026).

Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, bertemu Wakil Kepala Kepolisian Nasional Kamboja Letjen Chuon Narin pada Senin (26/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Dubes RI menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah Kamboja, termasuk penyediaan lokasi penampungan sementara dan pengamanan tambahan di sekitar KBRI.

Letjen Chuon Narin berharap seluruh WNI yang baru keluar dari jaringan sindikat penipuan daring dapat segera kembali ke Indonesia.

Ia juga menekankan pemantauan keamanan dan upaya pencegahan risiko penyakit menular di lokasi penampungan.

Selain itu, KBRI meminta WNI dan keluarganya di Tanah Air untuk mengikuti informasi resmi melalui kanal media terpercaya.

Hal ini penting agar tidak menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan KBRI Phnom Penh terkait proses pemulangan.

"Kami mendorong WNI yang sudah memiliki paspor atau SPLP untuk mempersiapkan kepulangannya secara mandiri dan berhati-hati terhadap pihak yang mengaku dapat membantu proses pemulangan," imbau KBRI Phnom Penh.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Yusril Klarifikasi Status WNI Masuk di Militer Asing: “Tidak Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan”
OJK Sebut WNI Terlibat Scam Bukan Korban, Ketua BKSAP: Masalahnya Lapangan Kerja di Indonesia Minim
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Setelah Terlibat Sindikat Scam Online
Status WNI Satria Arta Kumbara Hilang Usai Gabung Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Mau Diapakan? Undang-undangnya Memang Begitu
308 WNI Melapor ke KBRI Phnom Penh Usai Dikeluarkan dari Sindikat Online Scam
Vietnam Jadi Tolok Ukur, Timnas Indonesia Siap Tunjukkan Performa di ASEAN Championship
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru