Viral Tarif Parkir CFN Medan Naik, Rico Waas Ancam Oknum Dishub: Kalau Bermain-main, Kita Pecat
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mengancam akan memecat oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang terbukti terlibat dalam dugaan k
PEMERINTAHAN
JAKARTA –Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Agus Andrianto menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait pelarian tujuh tahanan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta. Agus mengungkapkan bahwa insiden tersebut diduga terjadi akibat kelalaian dalam pengawasan di Lapas.
“Diduga ada kelalaian,” ujar Agus saat memberikan penjelasan kepada para pimpinan media massa di acara silaturahmi yang digelar di Restoran Plataran, Senayan, Jakarta, Kamis (14/11). Dalam kesempatan tersebut, Agus didampingi oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Silmy Karim, Plt Dirjen Pemasyarakatan Ambeg Paramarta, Plt Dirjen Imigrasi Saffar m Godam, serta Plt Sekjen Kementerian Hukum dan HAM Asep.
Agus mengungkapkan bahwa saat ini penyelidikan internal sedang dilakukan di Lapas Salemba. Pihaknya tengah memeriksa sejumlah petugas Lapas, mulai dari sipir hingga Kepala Lapas (Kalapas) yang bertanggung jawab. “Akan kita copot,” tegas Agus, menandaskan bahwa sanksi berat akan dijatuhkan kepada pihak yang terbukti lalai dalam tugas.
Menurut Agus, sementara ini ditemukan indikasi bahwa tidak ada pengawasan yang ketat terhadap tahanan. Hal ini termasuk kelalaian dalam proses pergantian jam piket oleh para sipir. “Kami akan berikan pelatihan kepada petugas Lapas untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tambahnya.
Agus juga menambahkan bahwa proses pengejaran terhadap tujuh tahanan yang kabur telah dilakukan dengan koordinasi bersama pihak kepolisian. Meskipun demikian, ia belum merinci lebih lanjut tentang perkembangan pencarian mereka.
Di sisi lain, Agus juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memindahkan 84 tahanan yang terlibat dalam kasus berat ke Lapas Nusakambangan, yang dikenal dengan sistem keamanan maksimum. Pemindahan ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para narapidana yang terlibat dalam tindak pidana besar, termasuk mereka yang sudah divonis mati.
“Mereka yang sudah divonis mati dan mereka yang melakukan kejahatan lagi selama di Lapas, seperti penipuan, dipindahkan ke Nusakambangan,” jelas Agus.
Dengan pemindahan tersebut, diharapkan para narapidana yang berada di Nusakambangan akan menghadapi sistem pengamanan yang lebih ketat, guna mencegah terjadinya pelarian maupun tindak kejahatan lainnya di dalam Lapas.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mengancam akan memecat oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang terbukti terlibat dalam dugaan k
PEMERINTAHAN
LANGKAT Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, Sumatera Utara, pada Senin, 12 Oktober 2026. Di Kabupaten
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat akses pelayanan hukum hingga tingkat desa dan kelurahan melalui pening
PEMERINTAHAN
MEDAN Polrestabes Medan menangkap empat pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan atau begal di sejumlah wilayah Sum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ahmad Khozinuddin bersama Aliansi Rakyat Menggugat dan organisasi Pengacara Jawara Bela Umat (Pejabat) mendatangi Gedung DPR RI, J
POLITIK
MEDAN Satlantas Polrestabes Medan merilis jadwal dan lokasi layanan mobil Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling untuk periode 1218 Oktober
NASIONAL
MEDAN Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan meraih dua penghargaan nasional dalam ajang PERSI Award 2026. Prestasi tersebut me
KESEHATAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan intervensi pasar untuk menekan kenaikan harga cabai
EKONOMI
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea menyindir Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung setelah menyarankan Wakil P
POLITIK
KISARAN Seorang pria bernama Agung Gunawan (25) diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh dua orang yang diduga debt collecto
HUKUM DAN KRIMINAL