Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan, pencabutan izin usaha perusahaan perusak lingkungan oleh pemerintah tidaklah cukup.
Menurutnya, langkah selanjutnya yang lebih tegas adalah penindakan hukum, karena perusakan lingkungan merupakan kejahatan luar biasa.
Pernyataan itu disampaikan Nusron saat memberikan sambutan pada acara Pengukuhan dan Taaruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).Baca Juga:
"Pencabutan izin usaha saja tidak cukup, harus ditindak dengan hukum dan tindakan yang keras. Merusak lingkungan merupakan kejahatan luar biasa dan nantinya akan dihukum, baik dunia maupun di akhirat," ujar Nusron.
Ia juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan dan merusak lingkungan, sehingga memicu bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra.
"Langkah konkret Presiden dengan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti merusak alam, terutama yang menjadi penyebab banjir, kita semua mengapresiasi," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, dari 28 perusahaan tersebut, 22 perusahaan beroperasi di sektor pemanfaatan hutan (PBPH) hutan alam dan hutan tanaman seluas 1.010.592 hektare.
Sisanya, 6 perusahaan bergerak di sektor tambang, perkebunan, dan perizinan pemanfaatan hasil hutan kayu (PBPHHK).
Nusron menegaskan pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan memastikan perusahaan yang terbukti merusak lingkungan tidak lagi beroperasi tanpa sanksi tegas.
Langkah ini diharapkan menjadi sinyal kuat bahwa perlindungan lingkungan menjadi prioritas nasional.*
(tt/ad)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA