BREAKING NEWS
Minggu, 15 Februari 2026

Kejari Medan Terima Titipan Tiga Unit Mobil dari Kejagung, Penyidikan Dugaan Korupsi CPO Berlanjut

Adam - Minggu, 15 Februari 2026 13:12 WIB
Kejari Medan Terima Titipan Tiga Unit Mobil dari Kejagung, Penyidikan Dugaan Korupsi CPO Berlanjut
Kejari Medan menerima titipan tiga unit mobil hasil sitaan tim penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam kasus dugaan korupsi tata kelola ekspor Crude Palm Oil dan produk turunannya periode 2020–2024. (Foto: Dok. Kejari Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menerima titipan tiga unit mobil hasil sitaan tim penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia dalam kasus dugaan korupsi tata kelola ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya periode 2020–2024.

Penitipan dilakukan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut sekaligus menjaga keamanan barang bukti hingga persidangan digelar.

Ketiga kendaraan tersebut meliputi:

Baca Juga:

- Toyota Alphard hitam, nomor polisi BK 223 TEO
- Toyota Corolla Cross merah, nomor polisi BK 1531 AEF
- Toyota Avanza hitam, nomor polisi BK 1992 ADG

"Iya, ada tiga unit mobil yang dititipkan kepada kami sebagai barang bukti kasus dugaan korupsi ekspor CPO. Kami hanya menerima titipan dan bertanggung jawab atas pengamanan barbuk tersebut," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Medan, Valentino Harry Manurung,dalam siaran pers, Minggu (15/2/2026).

Valentino menjelaskan, ketiga mobil merupakan milik tersangka dari pihak swasta yang berdomisili di Kota Medan dan sekitarnya.

Seluruh proses penyidikan, penetapan tersangka, hingga penahanan berada di bawah kewenangan Tim Satuan Tugas Khusus Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung.

Dalam penggeledahan yang digelar pada 12–13 Februari 2026, tim penyidik Kejagung turut mengamankan dokumen administrasi ekspor, perangkat elektronik, dan data transaksi keuangan yang diduga terkait manipulasi klasifikasi komoditas CPO.

"Kasus ini diduga menimbulkan kerugian keuangan negara yang sangat besar, estimasi sementara mencapai belasan triliun rupiah," tambah Valentino.

Pihak Kejari Medan hanya membantu dari sisi teknis, termasuk koordinasi dengan aparat setempat agar penggeledahan dan penempatan barang bukti berjalan lancar.

Penyidik kini masih mendalami aliran dana dan indikasi dugaan suap atau kickback kepada pejabat pemerintahan yang memuluskan proses administrasi ekspor ilegal.*

(mi/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Puluhan Pemuda Bentrok di Makden Lama, Belawan Bahari: Kemacetan Parah Menghantui Warga Pagi Ini
Rico Waas Dorong PHRI Sumut Perkuat Pariwisata dan Kuliner Medan, Tantang Kompetitor Hingga Mancanegara
Ribuan Warga Medan Padati Jalan Masjid Raya Ikuti Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 H
PSMS Medan Bungkam Sumsel United 3-1, Naik ke Peringkat 4, Papan Atas Klasemen Kini Semakin Panas
Start Menggila di Kandang Sendiri, PSMS Medan Unggul Cepat dan Paksa Sumsel United Kerja Keras
Menguji Nyali Sejarah dan Moralitas Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia di Tubuh GMKI Cabang Medan Menuju Samosir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru