Rico Waas Tekankan Ulama sebagai Kompas Moral, Bukan Alat Kepentingan Sesaat
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN — Sengketa tanah ulayat di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali memanas.
Parsadaan Siregar Siagian menggugat PT Agincourt Resources (PT AR), pengelola tambang emas Batang Toru, terkait dugaan pembayaran ganti rugi lahan adat yang dinilai tidak tepat sasaran.
Dalam persidangan yang berlangsung Kamis, 26 Februari 2026, pihak tergugat menghadirkan bukti surat bertanda C-178.Baca Juga:
Dokumen itu menyatakan perusahaan telah membayarkan ganti rugi lahan seluas 32 ribu meter persegi atas nama Ir. Pramana Tri Wahyudi.
Namun, kuasa hukum penggugat, RHa Hasibuan, mempertanyakan dasar pembayaran tersebut. Berdasarkan penelusuran pihaknya, Ir. Pramana Tri Wahyudi disebut merupakan karyawan PT AR dan pernah menjabat sebagai Senior Manager Humas pada periode 2019–2020. Ia juga disebut berdomisili di Sleman, Jawa Tengah.
"Pertanyaannya menjadi mendasar, mengapa seseorang yang memiliki posisi strategis di perusahaan justru menerima pembayaran ganti rugi atas lahan yang sedang disengketakan masyarakat adat?" ujar RHa.
Menurut dia, fakta tersebut akan menjadi poin penting dalam kesimpulan perkara yang akan diajukan kepada majelis hakim.
Pihak penggugat menilai pembayaran tersebut berpotensi tidak mencerminkan prinsip kehati-hatian dalam proses pembebasan lahan.
Isu ini memicu kecurigaan di tengah masyarakat Batang Toru. Sejumlah pihak mempertanyakan kemungkinan adanya praktik yang menyimpang dalam proses pengadaan lahan.
Masyarakat adat menilai, apabila benar ganti rugi diberikan kepada pihak yang bukan pemilik hak ulayat, maka hal itu berpotensi menjadi preseden buruk dalam perlindungan tanah adat di wilayah yang menjunjung nilai Dalihan Natolu.
Klaim 3.000 Hektare Lahan
Persoalan serupa juga disuarakan Parsadaan Marga Pulungan. Sekretaris Jenderal Parsadaan Marga Pulungan, Muhammad Erwin Pulungan, menyatakan pihaknya masih menuntut penyelesaian lahan sekitar 3.000 hektare yang diklaim berada dalam wilayah adat mereka.
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi bergantung pada im
EKONOMI
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentu
AGAMA
JAKARTA Advokat Elza Syarief resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, ya
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Langkat meresmikan Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) Hanura Kecamatan S
POLITIK
JAKARTA Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dalam BEM Bersatu menyatakan sikap menolak segala bentuk intervensi poli
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan seluruh desa dan dusun di Indonesia sudah teraliri li
PEMERINTAHAN
PALU Delapan warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami lukaluka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang m
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta Fun Walk yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence
NASIONAL