BREAKING NEWS
Minggu, 11 Oktober 2026

BEM Bersatu Angkat Bicara, Tolak Gerakan Mahasiswa Dijadikan Kendaraan Politik

- Selasa, 16 Juni 2026 18:54 WIB
BEM Bersatu Angkat Bicara, Tolak Gerakan Mahasiswa Dijadikan Kendaraan Politik
Konferensi pers yang digelar di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa, 16 Juni 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dalam BEM Bersatu menyatakan sikap menolak segala bentuk intervensi politik praktis dalam gerakan mahasiswa. Mereka menegaskan bahwa mahasiswa harus tetap menjadi penyambung aspirasi rakyat dan tidak dijadikan alat kepentingan elite politik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa, 16 Juni 2026. Perwakilan BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, mengatakan gerakan mahasiswa harus berdiri independen dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat dalam perebutan kekuasaan politik," kata Rahmat.

Baca Juga:

BEM Bersatu menilai sebagian aksi mahasiswa belakangan ini dinilai mulai kehilangan fokus terhadap persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat. Mereka menyoroti pentingnya kajian akademik yang kuat sebelum menyampaikan tuntutan kepada pemerintah.

Menurut mereka, sejumlah isu yang diangkat dalam aksi demonstrasi dinilai tidak sepenuhnya menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat. Sebaliknya, program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), justru menjadi sasaran kritik tanpa mempertimbangkan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Meski demikian, BEM Bersatu menegaskan bahwa program pemerintah tetap perlu diawasi agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

Selain itu, kelompok mahasiswa tersebut juga menyoroti dugaan keterkaitan sejumlah tokoh aksi mahasiswa dengan jaringan politik tertentu. Mereka meminta seluruh gerakan mahasiswa menjaga independensi dan tidak dimanfaatkan oleh kelompok berkepentingan.

Dalam pernyataan sikapnya, BEM Bersatu menegaskan akan terus mengawal kemurnian gerakan mahasiswa agar tetap kritis, objektif, dan bebas dari pengaruh politik praktis.

Tiga Tuntutan BEM Bersatu

Dalam kesempatan tersebut, BEM Bersatu menyampaikan tiga poin tuntutan utama:

1. Mendesak sterilisasi gerakan mahasiswa dari pendanaan, fasilitas, maupun segala bentuk intervensi politik praktis.

2. Mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan catatan dilakukan perbaikan tata kelola agar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

3. Mendukung pengusutan tuntas kasus korupsi tanpa pandang bulu serta mengajak seluruh mahasiswa Indonesia mengawal proses hukum secara kritis dan objektif.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pusaran Kasus MBG Meluas, Kejagung Dalami 26 Nama Lewat Pemeriksaan Sony Sonjaya
Kejagung Dalami Dugaan Jual Beli Titik SPPG, Penyidikan Kasus MBG Berpotensi Meluas
Hasto Singgung 'Negara Poco-Poco', Soroti Meluasnya Peran TNI-Polri di Ranah Sipil
Sebut Temuan Komnas HAM “Komentar Bodoh”, Pigai: MBG Tak Bisa Disebut Pelanggaran HAM
Elza Syarief Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya: Beliau Tidak Jujur
Uji Materi APBN 2026 di MK, Program MBG Tuai Kritik Wali Murid: Apa Urgensinya untuk Anak Sekolah?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru