BREAKING NEWS
Rabu, 17 Juni 2026

Bahlil Bidik Indonesia Bebas Desa Gelap pada 2029, Lebih dari 10 Ribu Titik Masih Tanpa Listrik

Dharma - Selasa, 16 Juni 2026 18:46 WIB
Bahlil Bidik Indonesia Bebas Desa Gelap pada 2029, Lebih dari 10 Ribu Titik Masih Tanpa Listrik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. (Foto: Bahlil Lahadalia / FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan seluruh desa dan dusun di Indonesia sudah teraliri listrik paling lambat pada 2029. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan sekaligus memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati akses energi yang layak.

Bahlil mengatakan hingga saat ini masih terdapat lebih dari 10 ribu titik wilayah yang belum mendapatkan layanan listrik. Wilayah tersebut terdiri dari sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang tersebar di berbagai daerah, terutama kawasan terpencil dan kepulauan.

Menurut Bahlil, percepatan elektrifikasi menjadi salah satu arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah terluar, dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.

Baca Juga:

"Kami akan terus mendorong pembangunan infrastruktur kelistrikan agar desa-desa dan dusun yang belum menikmati listrik bisa segera mendapatkan akses energi," kata Bahlil, dikutipSelasa, 16 Juni 2026.

Ia menjelaskan masih terdapat sejumlah daerah yang telah memiliki fasilitas pendukung seperti tempat penyimpanan energi atau infrastruktur dasar lainnya, namun belum terhubung dengan jaringan listrik. Kondisi tersebut ditemukan di beberapa wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Pemerintah, kata Bahlil, akan mempercepat pembangunan jaringan listrik dan infrastruktur pendukung lainnya guna menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh layanan energi.

Menurutnya, akses listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, aktivitas ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

"Kehadiran listrik merupakan bagian dari pemerataan pembangunan dan bentuk nyata kemerdekaan yang harus dirasakan seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero) akan menyusun langkah percepatan pembangunan jaringan listrik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar target elektrifikasi nasional dapat tercapai sesuai jadwal.

Jika target tersebut terealisasi, Indonesia akan semakin mendekati capaian elektrifikasi penuh, di mana seluruh desa dan dusun memiliki akses listrik yang memadai untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Indonesia, Kamboja Jadi Negara ASEAN dengan Hari Libur Terbanyak pada 2026
Presiden Palestina Telepon Prabowo, Ini yang Dibahas
Soto Medan Kuah Kuning Pekat: Kuliner Khas Sumatra Utara yang Kaya Rempah dan Gurih Santan
Mahfud MD: Indonesia Bukan Milik Kelompok atau Partai, tapi Seluruh Rakyat
Mencari Budiman Sudjatmiko
KKI 2026 Angkat Aceh Jadi Pusat Sorotan Nasional, UMKM Lokal Didorong Tampil di Panggung Besar Bank Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru