BREAKING NEWS
Selasa, 04 Agustus 2026

500 WNI Korban Online Scam Menanti Pulang, PM Thailand Janji Percepat Prosesnya

Nurul - Selasa, 04 Agustus 2026 11:09 WIB
500 WNI Korban Online Scam Menanti Pulang, PM Thailand Janji Percepat Prosesnya
Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul saat bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). (Foto: Dok. Sekretariat Presiden)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul berjanji akan mempercepat pemulangan 500 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan daring atau online scamming.

"Pemerintah saya akan mempercepat kepulangan mereka ke Indonesia," ujar PM Charnvirakul kepada Presiden Prabowo Subianto, Senin (3/8/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Kepresidenan RI, bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan PM Thailand di Jakarta pada 3-4 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, Anutin menyoroti tiga kejahatan lintas batas, yaitu penipuan daring, perdagangan manusia, dan perdagangan narkoba.

Baca Juga:

"Dalam hal ini, kami akan lebih banyak bekerja sama, baik dari segi penegakan hukum, pertukaran informasi intelijen, dan penguatan kapasitas aparat, serta membangun kerja sama di tingkat kawasan," kata PM Thailand.

Maksimalkan Kerja Sama Pertahanan

Kedua belah pihak akan memaksimalkan kerja sama pertahanan lewat mekanisme yang telah dibentuk oleh dua negara, yaitu Indonesia-Thailand High Level Committee dan Indonesia-Thailand Security Dialogue. Bagi dua pemimpin negara, kejahatan lintas batas merupakan masalah yang harus diatasi bersama, begitu pun dengan tantangan di sektor pertahanan yang dapat mengganggu stabilitas kawasan.

"Kami mendorong untuk terus mengoptimalkan mekanisme yang ada bagi penguatan kerja sama pada isu-isu keamanan dan pertahanan, termasuk melalui Indonesia-Thailand High Level Committee dan Indonesia-Thailand Security Dialogue," kata Presiden Prabowo saat menyampaikan pernyataan bersama PM Charnvirakul di Istana Merdeka.

Isu keamanan dan pertahanan merupakan bagian dari pembahasan antara dua pemerintahan saat pertemuan bilateral di Istana Merdeka. Prabowo menyoroti secara khusus kejahatan lintas batas seperti penipuan online scam.

Di hadapan PM Thailand, Prabowo pun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Thailand atas bantuan mereka memulangkan hampir 1.000 WNI korban penipuan daring tersebut.

"Ini bantuan yang sangat berarti. Ini membuktikan eratnya hubungan antara Indonesia dan Thailand. Sekali lagi Yang Mulia, atas nama bangsa dan rakyat Indonesia, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya," kata Prabowo kepada PM Charnvirakul.

Ke depan, Prabowo melanjutkan, Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama, terutama pada bidang pertukaran informasi dan intelijen, kemudian investigasi atau penyelidikan bersama. Dua negara juga sepakat untuk bekerja sama melacak aliran atau transaksi keuangan mencurigakan, memperkuat koordinasi antar-aparat penegak hukum, dan bersama-sama membongkar jaringan kejahatan lintas batas.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nyaris 1.000 WNI Korban Online Scam Pulang ke Tanah Air, Prabowo Beri Apresiasi ke Thailand
Mulai 1 Agustus 2026, Biaya Naturalisasi WNA Jadi WNI Naik Jadi Rp75 Juta!
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan WNI di Kumamoto dan Kyushu Aman
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan WNI di Kumamoto dan Kyushu Aman
Penyesuaian Tarif Kewarganegaraan Berlaku, Pemerintah Janjikan Layanan Lebih Cepat dan Transparan
Berangkat ke Turki, 105 WNI Ternyata Dijual ke Libya, Modus Sindikat TPPO Terbongkar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru