BREAKING NEWS
Selasa, 04 Agustus 2026

Nyaris 1.000 WNI Korban Online Scam Pulang ke Tanah Air, Prabowo Beri Apresiasi ke Thailand

Administrator - Selasa, 04 Agustus 2026 09:29 WIB
Nyaris 1.000 WNI Korban Online Scam Pulang ke Tanah Air, Prabowo Beri Apresiasi ke Thailand
Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul (Foto: Sekretariat Presiden)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi Pemerintah Thailand atas bantuannya memfasilitasi pemulangan hampir 1.000 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan daring (online scam). Menurut Prabowo, kerja sama tersebut menjadi bukti eratnya hubungan Indonesia dan Thailand dalam menangani kejahatan transnasional.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama bangsa Indonesia kepada Pemerintah Thailand atas bantuan dan kerja sama yang erat dalam menfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban online scam. Jumlahnya cukup besar mendekati 1.000 warga negara Indonesia," kata Prabowo.

Baca Juga:

Prabowo menyebut, bantuan tersebut sangat berarti bagi Indonesia dan mencerminkan eratnya hubungan kedua negara.

"Sekali lagi, Yang Mulia, atas nama bangsa dan rakyat Indonesia saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya," katanya.

Dalam pertemuan itu, Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat kerja sama politik dan keamanan, khususnya dalam penanganan kejahatan transnasional termasuk penipuan online. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran informasi dan intelijen, investigasi bersama, pelacakan aliran keuangan, hingga koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan lintas negara.

Kedua negara juga akan terus mengoptimalkan penguatan kerja sama bidang pertahanan dan keamanan melalui Indonesia-Thailand High Level Committee dan Indonesia-Thailand Security Dialogue.

Sementara itu, PM Anutin menyatakan kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama dalam memerangi kejahatan transnasional, terutama penipuan online, perdagangan manusia, dan narkoba.

"Dalam hal ini kami akan lebih banyak bekerja sama. Baik dari segi penegakan hukum pertukaran informasi intelijen. Penguatan kapasitas pejabat dan kerja sama di tingkat regional ASEAN," katanya.* (in/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mulai 1 Agustus 2026, Biaya Naturalisasi WNA Jadi WNI Naik Jadi Rp75 Juta!
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan WNI di Kumamoto dan Kyushu Aman
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan WNI di Kumamoto dan Kyushu Aman
Penyesuaian Tarif Kewarganegaraan Berlaku, Pemerintah Janjikan Layanan Lebih Cepat dan Transparan
Berangkat ke Turki, 105 WNI Ternyata Dijual ke Libya, Modus Sindikat TPPO Terbongkar
Dua WNA Belanda Dicekal Usai Polemik Entourage Run Canggu, Dirjen Imigrasi: Tidak Boleh Ada Negara dalam Negara!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru