Polisi di Makassar Jadi Tersangka Usai Tembak Remaja Saat Bubarkan Tawuran
MAKASSAR Seorang anggota polisi, Iptu N, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak Betrand Eka Prasetyo (18) hingga tew
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan manipulasi harga saham dan Initial Public Offering (IPO) PT Berkah Beton Sadaya (BEBS) yang melibatkan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI).
Direktur Eksekutif Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK, Irjen Daniel Bolly Hyronimus, mengatakan kasus ini terjadi pada periode 2020–2022.
"Tersangka yang sudah kami naikkan statusnya ada dua, yaitu Saudara ASS dan MWK. ASS merupakan Beneficial Owner BEBS, sedangkan MWK adalah mantan Direktur Investment Banking PT MASI," ujar Daniel kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).Baca Juga:
Keduanya diduga melakukan aksi insider trading, manipulasi IPO, serta transaksi semu saham yang melibatkan tujuh perusahaan dan 58 entitas perorangan nominee.
Rangkaian transaksi ini diduga mendorong harga saham BEBS melonjak hingga 7.150 persen di pasar reguler, sehingga merugikan investor lain.
Daniel menjelaskan, modus yang digunakan termasuk tidak melaporkannya afiliasi penerima fixed allotment pada IPO dan penyampaian laporan penggunaan dana IPO yang tidak sesuai kondisi nyata.
"Perbuatan ini jelas memperdaya investor dan melanggar Pasal 104 juncto Pasal 90 subsidair Pasal 107 UU Pasar Modal," tambahnya.
Penggeledahan kantor MASI sebelumnya dilakukan oleh OJK bersama Polri di Gedung Treasury Tower, SCBD, Jakarta Selatan.
Belasan penyidik terlihat membawa sejumlah boks berisi dokumen dan flashdisk yang diduga menjadi barang bukti.
"Penegakan hukum ini konsisten dilakukan untuk menjaga integritas sektor jasa keuangan, melindungi investor, dan memastikan kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional tetap terjaga," ujar M. Ismail Riyadi, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK.
OJK juga telah memeriksa 25 orang saksi dari PT MASI, PT BEBS, pihak perbankan, nominee, dan pihak terkait lainnya, serta berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri dan Bareskrim Polri dalam proses penyidikan.
Kasus ini menjadi perhatian karena saham BEBS sebelumnya mengalami lonjakan luar biasa yang tidak sejalan dengan fundamental perusahaan, menimbulkan risiko signifikan bagi pasar modal Indonesia.*
MAKASSAR Seorang anggota polisi, Iptu N, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak Betrand Eka Prasetyo (18) hingga tew
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menerima kunjungan Safari Ramadan dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Mas
NASIONAL
JAKARTA Sidang uji materi Pasal 71 angka 2 UndangUndang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja terkait kuota internet hangus mendadak r
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwi
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan meluncurkan program Medan Rabu WalkIn Interview (RW), inovasi pertama
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan klarifikasi terkait pernyataannya soal stok bahan ba
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Mellisa Anggraini, menyoroti laporan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) t
HUKUM DAN KRIMINAL
CIANJUR Konflik terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Vil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menghadirkan forum eksklusif bagi nasabah BTN Prioritas dan BTN Private melalui rang
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengikuti kegiatan Inisiasi Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digi
PEMERINTAHAN