BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Tambang Ilegal Berkedok Koperasi, Diduga Ada ‘Upeti’ ke Oknum Aparat di Tapsel

Ronald Harahap - Senin, 09 Maret 2026 19:30 WIB
Tambang Ilegal Berkedok Koperasi, Diduga Ada ‘Upeti’ ke Oknum Aparat di Tapsel
ilustrasi. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATAN, SUMUT – Praktik tambang ilegal di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), diduga beroperasi dengan menyamar menggunakan nama koperasi, sehingga tampak seolah memiliki izin resmi.

Dugaan kolusi antara pelaku tambang dengan pihak koperasi sebagai "kedok izin" ini menjadi sorotan, terutama setelah indikasi pemberian upeti atau "pengamanan" terungkap.

Ketua Gabungan Pergerakan Tapanuli (GAPERTA), Stevenson Ompu Sunggu, menyatakan, informasi ini diperoleh setelah melakukan investigasi dan mengumpulkan data dari berbagai sumber. "Kami sangat menyesalkan jika informasi tersebut benar adanya," ujar Stevenson, Sabtu (7/3/2026).

Baca Juga:

Ia menyebut telah mengajukan pengaduan ke Polres Tapsel terkait dugaan praktik tersebut.

Selain dugaan keterlibatan oknum aparat sebagai "beking", satu koperasi disebut menerima upeti untuk memastikan kelancaran aktivitas penambangan ilegal.

"Kami menduga ini modus berkedok izin resmi yang sekaligus berfungsi mendapatkan kepercayaan para pelaku tambang ilegal," jelas Stevenson.

Isu ini menyoroti tantangan serius dalam penegakan hukum terkait tambang ilegal yang diduga melibatkan banyak pihak. Kerusakan lingkungan dan kerugian negara yang ditimbulkan menjadi alasan utama perlunya tindakan tegas.

"Kami meminta aparat penegak hukum aktif menyelidiki seluruh pelaku dan menjamin hukum berdiri tegak tanpa pandang bulu," pungkas Stevenson. Ia juga mengimbau agar semua bentuk tambang ilegal di Angkola Selatan, baik yang berkedok koperasi maupun modus lain, segera diberantas.

Kasat Reskrim Polres Tapsel, IPTU Bontor Desmonth Sitorus, SH, MH, mengatakan pengaduan dari GAPERTA sudah diterima dan pihaknya akan berkoordinasi dengan pelapor terkait lokasi pertambangan.

"Pengaduannya sudah kami terima kemarin. Nanti kami berkoordinasi dengan pelapor terkait lokasi pertambangannya," ujar Bontor kepada wartawan.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kolaborasi KDKMP dan Pemkot Padangsidimpuan: Hadirkan Gerakan Pangan Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Terjangkau Saat Ramadhan!
Babak Baru Dugaan Penggelapan Beras dan Pungli BLT di Tapsel, Kades Parsalakan dan Kadus Huta Lambung Dipanggil Kejari
Mastermind Perintang Kasus Pemerasan Desa di Pati Jadi Target KPK
Gubsu Bobby Nasution Resmikan Jembatan Aek Sipange di Tapsel, Harapan Tingkatkan Perekonomian dan Keselamatan Warga
TNI Grebek Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal, 6 Excavator Disita!
Korda Grib Apresiasi Kejari Tapsel, Kades dan Kadus Parsalakan Dimintai Keterangan Kasus Penggelapan Beras CPP
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru