Pengemudi wanita mobil Honda Brio berinisial M (24) yang terlibat dalam kecelakaan dengan menabrak sejumlah lapak jualan di Pasar Kaget Kota Binjai lakukan tes urine. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BINJAI – Urinepengemudi wanita mobil Honda Brio berinisial M (24) yang terlibat dalam kecelakaan dengan menabrak sejumlah lapak jualan di Pasar Kaget Kota Binjai mencuri perhatian publik.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah warna urine M yang tampak sangat bening.
Polisi pun menegaskan bahwa tidak ada rekayasa dalam tes urine yang dilakukan pada M, meski ada pihak-pihak yang meragukan keabsahannya.
Berdasarkan video yang diterima bitvonline.com, Selasa (17/03/2026), proses pengambilan urine M yang dilakukan petugas kepolisian terlihat berjalan dengan prosedur yang terbuka dan transparan.
M yang didampingi oleh seorang polisi wanita (Polwan) memasuki kamar mandi untuk melakukan tes urine.
Setelah beberapa waktu, M keluar dengan membawa gelas plastik yang berisi air urine yang terlihat sangat bening, berbeda dengan urine pada umumnya.
Setelah itu, urine tersebut diserahkan kepada petugas untuk dites menggunakan alat pendeteksi.
Video tersebut juga memperlihatkan proses tes yang dilakukan dengan hati-hati dan transparan.
Kasi Humas PolresBinjai, AKP Junaidi, menanggapi hal tersebut dengan menegaskan bahwa tes urine dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada rekayasa dalam proses tersebut.
Ia mengatakan, pihaknya sengaja mengundang media untuk menyaksikan tes urine agar prosesnya dapat dipantau secara terbuka.
"Itulah upaya yang sudah kita lakukan secara terbuka dengan memanggil kawan-kawan dari media supaya transparan. Kita tidak ada rekayasa," ujar Junaidi.
Meskipun sejumlah pihak mempertanyakan mengapa urine pengemudi itu tampak terlalu bening, Junaidi tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut.
Menurutnya, proses pengambilan urine sudah dilakukan dengan benar sesuai prosedur.
"Ada yang bilang itu terlalu bening, silakan saja mereka komen seperti itu. Jadi kita prosedurnya, dia (pengemudi) masuk (ke kamar mandi) didampingi oleh Polwan. Pas masuk jelas terlihat tidak ada apa-apa selain gelas itu," jelasnya.
Sebelumnya, PolresBinjai juga meralat hasil tes urine yang pertama, yang awalnya menyatakan M positif narkoba.
Namun, setelah dilakukan tes urine kedua pada Senin sore (16/03/2026), hasilnya menunjukkan bahwa M negatif narkoba.
Kasat Lantas PolresBinjai, AKP Indra Jansen Girsang, menjelaskan bahwa tes urine pertama memang menunjukkan hasil yang samar, dan pihak kepolisian memutuskan untuk melakukan tes kedua.
"Pada pukul 03.15 WIB, hasil pemeriksaan tadi malam itu masih samar-samar," kata Indra.
Setelah itu, dilakukan tes kedua pada pukul 17.30 WIB yang disaksikan oleh sejumlah awak media dan perwira di PolresBinjai, dan hasilnya dinyatakan negatif narkoba.
Mengenai kasus kecelakaan yang melibatkan M, Indra mengatakan pihak kepolisian berupaya memediasi kedua belah pihak dan berharap kasus tersebut dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan melalui mekanisme restorative justice.
"Karena kasus narkobanya negatif, sepenuhnya penanganan ini diserahkan kepada Satlantas. Untuk pengemudi nanti kita tangani sesuai prosedur hukum yang berlaku, kita upayakan bagaimana nanti caranya supaya terjadi mediasi atau perdamaian kedua belah pihak," ujar Indra.*
(d/ad)
Editor
: Adam
Urine Pengemudi Honda Brio yang Tabrak Lapak di Binjai Bening, Polisi Pastikan Tidak Ada Rekayasa