BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Penahanan Empat TNI Terkait Teror Air Keras Andrie Yunus Tunjukkan Komitmen Supremasi Hukum di Era Prabowo, Bawono Kumoro: Tidak Ada yang Kebal Hukum

Adam - Jumat, 20 Maret 2026 07:39 WIB
Penahanan Empat TNI Terkait Teror Air Keras Andrie Yunus Tunjukkan Komitmen Supremasi Hukum di Era Prabowo, Bawono Kumoro: Tidak Ada yang Kebal Hukum
Detik-detik Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, disiram air keras oleh dua orang tak dikenal. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Bawono Kumoro menambahkan bahwa kasus ini harus menjadi peringatan bahwa tindakan teror kekerasan, terutama yang dilakukan oleh aparat negara, tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Penyelesaian kasus ini secara tuntas sangat penting untuk mempertahankan citra Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum dan demokrasi.

"Jika kasus ini tidak diusut tuntas, akan terbentuk persepsi negatif di masyarakat bahwa pemerintah sedang berupaya membatasi ruang gerak kelompok sipil yang kritis terhadap kebijakan pemerintah," kata Bawono.

Pemerintah, menurut Bawono, harus memastikan bahwa tidak ada teror kekerasan yang menimpa siapapun hanya karena mereka memiliki pendapat yang berbeda atau kritis terhadap kebijakan yang ada.

Dalam konteks ini, dukungan terhadap aparat penegak hukum untuk bekerja dengan baik dan tanpa tekanan sangat diperlukan.

Bawono juga menekankan pentingnya pengawasan publik terhadap proses hukum yang berjalan.

Masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan bagi aparat penegak hukum agar kasus ini diselesaikan dengan transparansi dan keadilan, tanpa dibumbui dengan asumsi liar yang berlebihan.*


(vo/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Metro Jaya Konfirmasi, BHC dan BHW Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Adalah Orang yang Sama
Prabowo Pertimbangkan Pembentukan Tim Independen Usut Kasus Penyerangan Andrie Yunus: Asal LSM Tidak Terpengaruh Dana Luar Negeri
Prabowo Ungkap Ada 'Deep State' dalam Pemerintahan: Banyak Dirjen Melawan Menteri, Merasa ‘Untouchable’
Kader PDI-P Palti Hutabarat Terima Teror Bangkai Kepala Anjing, Polisi Diminta Segera Usut
Rismon Sianipar Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Emrus Sihombing Pertanyakan Transparansi: Apakah Berkas Perkara Bisa Diubah Tanpa Jaksa?
Efisiensi Anggaran Negara Hemat Rp308 Triliun, Prabowo: Saya Yakin, Kalau Tidak Dipotong, Bisa Jadi Ladang Korupsi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru