Bongkar Mega Skandal Haji Rp622 Miliar, KPK Siap 'Gempur' Sidang Yaqut Pakai 303 Saksi
JAKARTA Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan sekitar 303 saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 20232
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU - Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga milik bandar narkoba.
Aksi tersebut dipicu keresahan warga terhadap maraknya peredaran sabu di wilayah mereka.
Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Jumat (10/4/2026) petang. Massa yang awalnya berjumlah sekitar 150 orang membludak hingga mencapai 500 orang.Baca Juga:
Warga yang terdiri dari laki-laki dan perempuan menggeruduk rumah permanen yang diduga milik bandar sabu. Mereka melempari rumah, merusak gerbang, hingga mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah.
Tak hanya itu, empat unit sepeda motor yang ditemukan di lokasi dirusak dan dibakar. Sejumlah barang lainnya juga ikut dibakar di depan rumah. Bangunan rumah sempat dibakar, namun api tidak langsung membesar karena konstruksi beton.
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, mengatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat terkait peredaran narkoba. Namun, ia menegaskan tindakan anarkis tidak dapat dibenarkan.
"Penegakan hukum adalah kewenangan aparat. Segala bentuk tindakan main hakim sendiri dan perusakan tidak dibenarkan secara hukum," ujar Isa dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).
Isa memastikan, pihak kepolisian akan menindaklanjuti dugaan peredaran narkoba tersebut secara profesional, termasuk menyelidiki jaringan yang diduga beroperasi di wilayah Panipahan.
Di sisi lain, polisi juga akan memproses hukum warga yang terlibat dalam aksi perusakan dan pembakaran.
"Kami imbau pihak-pihak yang terlibat untuk segera menyerahkan diri. Masyarakat yang mengetahui pelaku juga diminta melapor," katanya.
Aksi warga ini viral di media sosial. Dalam video yang beredar, massa tampak meluapkan kemarahan karena menilai penegakan hukum terhadap kasus narkoba berjalan lambat.
Massa bahkan mendesak polisi untuk segera menangkap terduga bandar berinisial MA dan menutup lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba.
Polisi menyebut, situasi di lokasi saat ini sudah kembali kondusif dan aktivitas masyarakat mulai berjalan normal.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban. Upaya pemberantasan narkoba diminta dilakukan melalui jalur hukum, bukan dengan aksi anarkis.*
(k/dh)
JAKARTA Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan sekitar 303 saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji 20232
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA DPR RI resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Destry akan menggantikan Perry Wa
EKONOMI
JAKARTA Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal kebijakan sekolah yang tetap berjalan di tengah kondisi kabut as
KESEHATAN
TANJAB TIMUR Kondisi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, kembali menjadi sorotan. Bagia
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Seorang pemuda berinisial NF alias Enong (19) diamankan polisi setelah diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap per
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga dilakukan
EKONOMI
JAKARTA Emisi karbon akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 17,1 juta ton metrik. Angka ter
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyelesaikan 16 rancangan undangundang (RUU) untuk disahkan menjadi undangundang sepanjang tahun sidang 20252026. Capai
POLITIK
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan menjadikan kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan untuk memperbaiki diri. Menu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit rumah mewah milik Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni (VLA). Pen
HUKUM DAN KRIMINAL