BREAKING NEWS
Kamis, 30 April 2026

Operasi Antik Seulawah 2026, Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar

T.Jamaluddin - Rabu, 29 April 2026 18:35 WIB
Operasi Antik Seulawah 2026, Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar
Pemusnahan ladang ganja hasil temuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh bersama Polres Aceh Besar dalam Operasi Antik Seulawah-2026 di Desa Lampanah, Kec. Seulimum, Kab. Aceh Besar, Rabu (29/4/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH BESAR — Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah turun langsung memimpin pemusnahan ladang ganja hasil temuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh bersama Polres Aceh Besar dalam Operasi Antik Seulawah-2026.

Kegiatan tersebut digelar di Desa Lampanah, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (29/4/2026).

Dalam operasi tersebut, total ladang ganja yang ditemukan mencapai sekitar 20 hektare yang tersebar di beberapa titik dengan estimasi hasil panen hingga 50 ton.

Baca Juga:

Namun, pada tahap pemusnahan di lokasi, petugas memusnahkan sekitar tiga hektare lahan.

"Alhamdulillah, hari ini dalam Operasi Antik Seulawah 2026, kami bersama TNI, pemerintah daerah, petani muda milenial Aceh, dan Bhayangkari melaksanakan pemusnahan ladang ganja," ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah di lokasi.


Kapolda Aceh menegaskan, keterlibatan petani muda milenial merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong alih fungsi lahan ke sektor pertanian yang lebih produktif dan legal, seperti kopi, sayuran, dan komoditas bernilai ekonomi lainnya.

Ia berharap para petani muda dapat menjadi agen edukasi di tengah masyarakat agar tidak lagi bergantung pada tanaman ilegal.

Selain itu, Marzuki menegaskan bahwa pemusnahan ladang ganja ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan langkah nyata kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika dari hulu ke hilir.

"Kita tidak boleh memberi ruang sedikit pun bagi narkotika. Ini ancaman nyata bagi masa depan generasi bangsa," tegasnya.

Jenderal asal Tangse, Pidie itu juga mengingatkan bahwa Aceh tidak boleh lagi dikenal sebagai wilayah penanaman ganja.

Menurutnya, upaya penindakan harus dibarengi dengan pendekatan edukatif dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kejari Belawan Musnahkan Barang Bukti 216 Perkara Inkracht, Dari Sabu hingga Senjata Tajam
Polda Sumut Tangkap Mahasiswa USU Diduga Edarkan Ekstasi, Ini Kata Kampus
Aceh Bangkit Pasca Bencana! Langkahan Jadi Tuan Rumah Puncak Hari Posyandu Nasional 2026, Kak Na: Momentum Penting Perkuat Pelayanan Publik
Polda Sumut Ungkap 22 Kg Sabu di Parkiran Mal Medan Sunggal, Disembunyikan dalam Tangki Mobil Dimodifikasi
Mualem Apresiasi Arab Saudi Bangun LIPIA di Aceh, Sebut Dorong Pendidikan Islam Berkualitas
Polresta Banda Aceh Sita 618 Slop Rokok Ilegal dari Dua Mahasiswa di Asrama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru