DPR Desak Usut Dugaan Dana Rp20 Juta untuk Alihkan Aksi Mahasiswa, Aktor di Baliknya Diminta Diungkap
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut tuntas dugaan pemberian uang s
NASIONAL
MEDAN — Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menyatakan masih menunggu hasil klarifikasi dari Kejati Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait dugaan pemerasan yang menyeret nama Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Ridwan Sujana Angsar.
Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut Rizaldi mengatakan kasus tersebut terjadi di wilayah hukum Kejati NTT, sehingga proses klarifikasi menjadi kewenangan daerah setempat.
"Kasus ini tempat kejadian perkara (TKP) berada di wilayah hukum Kejati NTT. Kami masih menunggu hasil klarifikasi dari Kejati NTT," ujar Rizaldi, Kamis, 29 April 2026.Baca Juga:
Ia menegaskan, Kejati Sumut dalam menyikapi kasus tersebut tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta asas praduga tak bersalah.
"Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian dan asas praduga tak bersalah," katanya.
Kasus ini mencuat setelah dua jaksa, yakni Ridwan Sujana Angsar yang kini menjabat Kajari Medan dan Noven Verderikus Bulan yang bertugas di Kejati NTT, disebut terlibat dugaan pemerasan terhadap terdakwa kasus korupsi proyek renovasi sekolah di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.
Dugaan tersebut terungkap dalam sidang pembacaan nota pembelaan (pledoi) terdakwa Hironimus Sonbay di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Selasa, 28 April 2026 malam.
Dalam pledoi yang dibacakan kuasa hukum terdakwa, Fransisco Bessie, disebutkan adanya aliran uang yang diduga diterima oleh oknum jaksa dalam penanganan perkara tersebut.
"Sejak awal kasus ini dinilai dipaksakan karena terdakwa sudah menyetorkan uang kepada oknum jaksa," ujar Fransisco dalam persidangan.
Ia juga menyebut adanya dugaan penerimaan uang sebesar Rp140 juta oleh Ridwan Sujana Angsar pada 2022 yang dilakukan secara bertahap melalui beberapa lokasi di Kota Kupang.
Hingga kini, Kejati NTT belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut, sementara proses hukum di Pengadilan Tipikor Kupang masih berjalan.*
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusut tuntas dugaan pemberian uang s
NASIONAL
JAKARTA Istri mantan Menteri Agama periode 20202024, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, Eny Retno Yaqut, menyampaikan apresiasi atas l
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi. Mata ua
EKONOMI
JAKARTA Harga cabai rawit merah masih menjadi komoditas pangan dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran nasional pada Kamis (25
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Antam Tbk pada perdagangan Kamis (25/6/2026) terpantau stabil di level Rp2.655.000 per gram. Meski harga
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada awal perdagangan Kamis (25/6/2026). Setelah sempat dibuka melemah di z
EKONOMI
JAKARTA Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,8 yang mengguncang w
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kini mulai
EKONOMI
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara, mengalami pemadaman listrik terjadwal pada Kamis (25/6/2026). Pemadaman dilakukan
NASIONAL