Kawasan SEJALAN Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Ini Potensinya
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
BANDAR LAMPUNG — Anggota Intel Keamanan Negara Polda Lampung, Brigadir Arya Supena, meninggal dunia setelah ditembak saat berusaha menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 05.30 WIB.
Korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan korban meninggal setelah sempat mendapat penanganan medis.Baca Juga:
"Pagi tadi kejadiannya. Innalillahi wa innailaihi rojiun, 15 menit yang lalu korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara," kata Yuni, Sabtu.
Berdasarkan keterangan kepolisian, Brigadir Arya datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Beat Street hitam bernomor polisi BG 6138 ACY.
Saat tiba di depan Toko Kue Yussy Akmal, korban melihat dua pria yang diduga tengah berusaha mencuri sepeda motor Honda Beat biru putih milik Nuraini Maya, 27 tahun, seorang karyawan toko.
Salah satu pelaku diketahui sedang merusak kunci setang motor menggunakan kunci letter T. Brigadir Arya kemudian menegur pelaku.
Namun teguran itu berujung fatal. Salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan dari jarak dekat.
"Tembakan mengenai kepala bagian kanan dan menembus sisi kiri," ujar Yuni.
Setelah menembak korban, pelaku melarikan diri. Senjata api milik pelaku sempat terjatuh di lokasi sebelum diambil kembali saat kabur.
Dalam pelariannya, pelaku juga disebut menodongkan senjata api ke arah seorang petugas kebersihan bernama Taufik yang berada di sekitar lokasi.
Polisi telah memeriksa tiga saksi, yakni Taufik, Andri Perdinan, dan Nuraini Maya untuk mengidentifikasi pelaku.
Dari lokasi kejadian, aparat mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kunci letter T, sepeda motor target pencurian, sepeda motor milik korban, serta telepon genggam korban.
Polda Lampung menyatakan tim gabungan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku penembakan.
"Tim sedang melakukan lidik dan pengumpulan bahan keterangan untuk mengungkap identitas sekaligus menangkap pelaku," kata Yuni.*
(kmtb/ad)
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pekerjaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Jalan Listrik
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai ya
PEMERINTAHAN
JAKARTA Perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada awal Oktober 2026 dinilai belum menunjukkan perubah
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto belum melantik Irjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru dalam rangkaian sera
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan sejumlah jabatan di lingkungan Polri hanya dua hari setelah dilantik meng
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan terh
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara memberikan tali asih kepada 495 siswa yang terdampak atau diduga mengalami keracunan setelah meng
NASIONAL
MEDAN PSMS Medan meraih poin penuh setelah mengalahkan Persikad Depok dengan skor telak 40 pada pekan keempat Pegadaian Championship 20
OLAHRAGA
JAKARTA Dugaan kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mencuat di media sosial. Isu tersebut men
SAINS DAN TEKNOLOGI