Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
SUMUT -Pada Selasa (22/10/2024), jalan lintas Medan-Berastagi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) menjadi lokasi penemuan jenazah yang mengejutkan warga. Jenazah yang ditemukan terbungkus dalam tas besar tersebut, kini teridentifikasi sebagai Mutia Pratiwi, seorang wanita asal Kabupaten Simalungun. Kasus ini pun kini menemukan titik terang setelah pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku utama pembunuhan tersebut.
Penemuan Jenazah dan Respon PolisiPenemuan mayat yang menjadi sorotan publik ini dilaporkan terjadi ketika warga melintas di jalan tersebut. Jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dan saat itu identitasnya masih belum diketahui. Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Ras Maju Tarigan, membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang melakukan tindakan keji ini.
“Benar, pelakunya sudah kita amankan,” kata Ras Maju dalam pernyataan resminya pada Minggu (27/10/2024).
Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa pelaku utama merupakan kerabat dekat korban. Penangkapan dilakukan di Kota Pematang Siantar pada Jumat (25/10/2024), dan pihak kepolisian kini sedang menggali lebih dalam terkait kronologi dan modus operandi pelaku.
Pengembangan Kasus dan Penanganan Oleh Polda SumutMeskipun pelaku telah ditangkap, Ras Maju mengungkapkan bahwa pihaknya belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai kronologi dan modus pelaku. “Saat ini kasus ini sudah diambil alih oleh Dirkrimum Polda Sumatera Utara, karena lokusnya berada di luar daerah kita,” jelasnya.
Tim gabungan yang terdiri dari Polres Tanah Karo dan Polda Sumut telah dibentuk untuk mengusut tuntas kasus ini. Mereka terus berupaya mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai saksi yang mungkin mengetahui kejadian tersebut.
Autopsi dan Hasil TemuanSebelumnya, setelah penemuan jenazah, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSU Kabanjahe, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi. Kapolsek Berastagi, AKP Henry DB Tobing, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari tim medis untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyebab kematian dan kondisi korban saat ditemukan.
“Untuk lebih lanjut, kita masih menunggu hasil autopsi,” ungkap Henry.
Dari informasi awal, saat ditemukan, tubuh korban diduga mengalami luka-luka yang mencurigakan. Pihak kepolisian juga telah meminta masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar kasus ini dapat terungkap dengan cepat.
Harapan dan Dukungan MasyarakatRas Maju mengajak masyarakat untuk memberikan waktu kepada pihak kepolisian dalam menyelidiki kasus ini. “Kita berharap kepada masyarakat untuk bersabar dan memberikan dukungan agar kami dapat mengusut kasus ini hingga tuntas,” ujarnya.
Kejadian tragis ini menambah deretan kasus pembunuhan yang mengguncang masyarakat, dan menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran akan keselamatan serta peran masyarakat dalam membantu pihak berwajib untuk mengungkap kejahatan.
Dengan adanya penangkapan pelaku dan proses hukum yang berjalan, diharapkan keadilan bagi Mutia Pratiwi dapat segera ditegakkan, dan masyarakat pun dapat merasa lebih aman di lingkungan mereka.
(N/014)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL