Mau Pinjam Rp100 Juta dari KUR BSI 2026? Cek Besaran Angsuran dan Syarat Pengajuannya
JAKARTA Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sedang membutuhkan tambahan modal dapat memanfaatkan program Kredit Usaha Ra
EKONOMI
JAKARTA – Pakar telematika Roy Suryo menilai penanganan kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo berlangsung terlalu lama hingga layak disebut sebagai rekor.
Roy Suryo mengatakan lamanya proses penanganan perkara tersebut bahkan bisa masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) hingga Guinness World Records.
"Inilah perkara yang bisa masuk tidak hanya Museum Rekor Indonesia tapi The Guinness Book of Records karena waktunya panjang sekali," kata Roy Suryo dalam tayangan kanal YouTube Official iNews yang dikutip Kamis, 28 Mei 2026.Baca Juga:
Roy membandingkan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi dengan sejumlah perkara besar lain yang menurutnya memiliki proses hukum lebih cepat.
Ia mencontohkan kasus Ferdy Sambo yang disebut hanya membutuhkan waktu 72 hari hingga tahap P21.
Sementara kasus Jessica Kumala Wongso disebut memerlukan waktu 141 hari untuk mencapai tahap yang sama.
Menurut Roy, perkara tudingan ijazah Jokowi telah berjalan lebih dari satu tahun atau memasuki hari ke-392, tetapi belum juga dinyatakan lengkap atau P21 oleh penyidik.
"Tepuk tangan untuk ulang tahun kasus ini. Jadi artinya gini, kasus ini memang tidak mungkin terjadi sangat panjang dan sangat berliku kalau buktinya memang tidak kuat," ujar Roy.
Ia kembali menyatakan keyakinannya bahwa ijazah Presiden Joko Widodo tidak asli. Menurut dia, apabila dokumen tersebut benar dan kuat sebagai alat bukti, proses hukum tidak akan berlangsung panjang.
"Kalau buktinya ada, cukup selembar ijazah. Itu kata rektor Prof. Ova Emilia, 'it's a piece of paper'. Hanya satu lembar saja itu cukup," katanya.
Roy juga menyinggung banyaknya dokumen dan saksi yang telah diperiksa dalam kasus tersebut. Ia menyebut terdapat ratusan barang bukti dan puluhan saksi ahli, namun perkara belum juga memasuki tahap akhir penyidikan.
"Ngapain buktinya ada 709 bukti, 120 sekian saksi, kemudian ahlinya ada 25, tapi sampai sekarang enggak P21," ujarnya.
Sementara itu, dokter Tifa juga menyoroti panjangnya potensi proses persidangan apabila perkara tersebut berlanjut ke pengadilan.
Melalui akun media sosial X miliknya, dokter Tifa memperkirakan persidangan bisa berlangsung sangat lama karena banyaknya saksi, ahli, dan dokumen yang akan diuji di persidangan.
Ia menyebut berdasarkan pengalaman tim hukumnya, pemeriksaan terhadap belasan saksi dan ahli saja dapat memakan waktu hingga lebih dari satu tahun.
Dalam unggahannya, dokter Tifa menyebut proses persidangan perkara ijazah Jokowi bahkan bisa berlangsung hingga puluhan tahun apabila seluruh dokumen dan saksi diperiksa secara rinci.
Kasus tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo hingga kini masih menjadi perhatian publik dan memicu perdebatan di media sosial maupun ruang politik nasional.*
(tm/ad)
JAKARTA Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sedang membutuhkan tambahan modal dapat memanfaatkan program Kredit Usaha Ra
EKONOMI
BALI Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mencatat sebagian besar kabupaten dan kota
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta merilis prakiraan cuaca untuk seluruh wilay
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk seluruh wilayah DKI Jakarta pada Sabtu, 29 Agus
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk seluruh kabupaten dan kota di wilayah Jawa B
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk seluruh kabupaten dan kota di wilayah Aceh pada Sa
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk seluruh kabupaten dan kota di wilayah Sumatra Uta
NASIONAL
MEDAN Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Demokrat Sumatera Utara H Armyn Simatupang menyebut calon Ketua DPD Demokrat Sumut ha
POLITIK
JAKARTA Presiden Timor Leste Jose RamosHorta secara resmi mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke
NASIONAL
JAKARTA Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, membantah anggapan bahwa aktivitas berladang
NASIONAL