Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurut Tiyo, selama berada di Semarang hingga menghadiri sejumlah kegiatan diskusi dan aksi mahasiswa di Yogyakarta, telepon genggam miliknya berulang kali menerima notifikasi dari aplikasi pendeteksi perangkat pelacak.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ia mengaku menemukan sebuah perangkat yang diduga alat pelacak tersembunyi di bagian bawah kendaraan.
Tak lama kemudian, ia kembali menemukan perangkat serupa yang ditempel di area ban belakang mobil menggunakan lakban hitam.
Tiyo menduga alat tersebut telah terpasang sejak dirinya berada di Semarang sebelum mengikuti sejumlah agenda diskusi dan aksi mahasiswa.
Namun hingga kini belum diketahui siapa pihak yang memasang perangkat tersebut.
Polisi sebelumnya juga telah mempersilakan Tiyo untuk membuat laporan resmi apabila merasa menjadi korban tindakan penguntitan atau pemasangan alat pelacak tanpa izin.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah meningkatnya aktivitas kritik mahasiswa terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.
Polisi menyatakan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk sesuai prosedur hukum yang berlaku.*
(cn/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.