Gak Cuma Urus Imunisasi! Rico Waas Sulap 7.668 Kader Posyandu Medan Jadi 'Radar' 6 Layanan Dasar
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendorong transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) agar tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehata
PEMERINTAHAN
MEDAN – Kepolisian tengah mengusut kasus dugaan penipuan dan penggelapan sepeda motor milik anggota Satpol PP Kota Medan, Ardi Kusuma Damanik (41), yang dibawa kabur seorang pria mengenakan seragam mirip perwira Polri. Rekaman kamera pengawas (CCTV) kini menjadi salah satu alat bukti utama untuk mengungkap identitas pelaku.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan penyelidikan dilakukan secara bersama oleh Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru. Saat ini, petugas masih menganalisis rekaman CCTV yang merekam aktivitas pelaku sebelum membawa kabur sepeda motor korban.
"Kami akan berkolaborasi dengan Polsek Medan Baru untuk mengevaluasi dan menganalisis rekaman CCTV terlebih dahulu," ujar Calvijn kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).Baca Juga:
Meski pelaku mengenakan seragam yang menyerupai perwira Polri, Calvijn menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah pria tersebut benar merupakan anggota kepolisian atau hanya menyamar. Kepastian itu masih menunggu hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah meminjamkan kendaraan kepada orang yang belum dikenal, meskipun mengenakan atribut atau seragam instansi tertentu.
"Yang terpenting, masyarakat harus lebih berhati-hati. Jangan mudah meminjamkan kendaraan kepada orang yang tidak dikenal agar kejadian serupa tidak terulang," katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Fandi Setiawan mengatakan korban telah dimintai keterangan sebagai pelapor. Polisi juga akan memanggil sejumlah saksi guna melengkapi proses penyelidikan.
"Pelapor sudah kami periksa. Selanjutnya saksi-saksi akan kami undang untuk dimintai keterangan. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan," ujarnya.
Peristiwa tersebut terjadi di depan sebuah kompleks perumahan yang berada di kawasan parkiran belakang Kantor Wali Kota Medan pada Kamis (25/6/2026) sore. Saat itu korban sedang bertugas ketika didatangi seorang pria yang mengenakan seragam menyerupai anggota Polri berpangkat Komisaris Polisi (Kompol).
Pelaku mengaku sepeda motornya mengalami kerusakan dan meminta meminjam motor milik korban dengan alasan hendak menjemput anaknya di kawasan Jalan WR Supratman, Medan. Korban yang tergerak untuk membantu akhirnya menyerahkan kendaraannya.
Di lokasi kejadian, seorang tukang becak juga sempat meyakinkan korban dengan mengaku mengenal pria tersebut serta menyebut istrinya bekerja di lingkungan Kantor Wali Kota Medan.
Namun hingga malam hari, pelaku tak kunjung mengembalikan sepeda motor tersebut. Merasa menjadi korban penipuan, Ardi kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru pada 26 Juni 2026.
Selain kehilangan sepeda motor yang baru delapan bulan dikredit, korban juga kehilangan sejumlah dokumen penting yang tersimpan di dalam bagasi kendaraan, seperti KTP, STNK, buku tabungan, kartu ATM, serta uang tunai sekitar Rp130 ribu. Saldo dalam rekening ATM korban juga dilaporkan masih tersisa sekitar Rp600 ribu.
Polisi kini terus mengumpulkan alat bukti dan mendalami seluruh keterangan saksi guna memastikan identitas pelaku sekaligus mengungkap apakah seragam Polri yang digunakan merupakan atribut resmi atau hanya modus penyamaran untuk melancarkan aksi kejahatan.* (ds/dh)
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendorong transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) agar tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehata
PEMERINTAHAN
MEDAN MB, perempuan yang sempat viral melalui video pernyataan terkait kematian Winda Lorenza Gowasa, telah memenuhi panggilan penyidik Di
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Bus Bintang Utara mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Lab
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang mencabut pemb
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memajang tumpukan uang senilai Rp13,2 triliun yang akan diserahkan kepada negara. Uang tersebut merupak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas bersama sejumlah dokter kecil mempraktikkan cara mencuci tangan pakai sabun dalam pering
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat intervensi pasar untuk menekan harga cabai dan menjaga stabilitas infl
EKONOMI
JAKARTA Batalyon Parako 463 Pasgat menorehkan catatan dalam perjalanan pengabdiannya setelah menerima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha pad
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 97 personel Polri mengikuti tes kesamaptaan jasmani dan uji bela diri dalam rangka seleksi Pendidikan Alih Golongan (P
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan mulai menertibkan dan menata aset kendaraan dinas yang digunakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
PEMERINTAHAN