5 Bandara dan 2 Pelabuhan Rusak, Pemerintah Kerahkan SAR hingga TNI-Polri Tangani Gempa NTT
JAKARTA Pemerintah pusat bergerak cepat menangani kondisi darurat pascagempa magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT
NASIONAL
JAKARTA -Polisi telah menangkap seorang pria berinisial F, yang melakukan aksi berani dengan menodongkan pistol kepada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Peristiwa ini menjadi sorotan setelah video interaksi antara pelaku dan pihak kelurahan serta kepolisian beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, F terlihat mengenakan kaus hitam dan celana jeans, menjelaskan situasi yang menyebabkan insiden tersebut. Ia mengklaim tidak mengetahui adanya pohon tumbang yang menjadi alasan keributan, dan meminta maaf dengan nada yang dianggap arogan oleh Lurah Pejaten Barat, Asep Ahmad Umar.
“Dia merasa tidak ada masalah dan menyatakan, ‘Saya sudah meminta maaf, ya terus masalahnya apa?’” ungkap Asep, menambahkan bahwa sikap pelaku menunjukkan arogansi, bukan penyesalan.
Penetapan TersangkaSetelah insiden tersebut, F resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung, mengonfirmasi penahanan F dan menjelaskan bahwa ia dijerat dengan Pasal 335 KUHP dan Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan airsoft gun.
“Pasalnya, Undang-Undang Darurat dan 335, ancaman dengan kekerasan,” jelas Gogo.
Kasus ini menyoroti pentingnya penegakan hukum dalam mengatasi tindakan kekerasan dan arogansi, serta menjadi peringatan bagi masyarakat tentang konsekuensi hukum dari tindakan yang merugikan orang lain.
Pengamat keamanan mengingatkan bahwa kepemilikan senjata, bahkan yang tergolong airsoft gun, harus dilakukan dengan tanggung jawab, mengingat dampaknya terhadap keamanan publik.
Insiden ini memicu reaksi beragam di masyarakat, dengan banyak yang mengecam sikap arogan dari pelaku. Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Pemerintah pusat bergerak cepat menangani kondisi darurat pascagempa magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT
NASIONAL
NUSA TENGGARA TIMUR Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sejumlah alat berat untuk menangani longsoran yang menutup badan jalan n
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 setelah penguku
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan Indonesia memiliki pengalaman
EKONOMI
BANDA ACEH Personel Polda Aceh yang dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo turun langsung membersihkan sampah setelah keg
NASIONAL
NUSA TENGGARA TIMUR Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 235235 aktivitas gempa susulan setelah gempa bumi berk
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto akan mengirimkan 50 ribu paket sembako untuk membantu warga terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7 di Nu
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan tersangka Handry Sulfian (HS), mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pimpinan DPR RI menyampaikan duka cita atas gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Wakil Ketua DPR RI S
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan persiapan upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indon
NASIONAL