BREAKING NEWS
Minggu, 02 Agustus 2026

Nyaris 8 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Bangka, Negara Selamat dari Kerugian Rp6,7 Miliar

gusWedha - Jumat, 31 Juli 2026 21:08 WIB
Nyaris 8 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Bangka, Negara Selamat dari Kerugian Rp6,7 Miliar
Operasi gabungan Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya (045/GY) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 7.937 kilogram atau hampir 8 ton bijih timah ilegal di wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jumat (31/7/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANGKA – Operasi gabungan Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya (045/GY) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 7.937 kilogram atau hampir 8 ton bijih timah ilegal di wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jumat (31/7/2026). Dari pengungkapan kasus ini, negara diperkirakan berhasil terhindar dari potensi kerugian hingga Rp6,7 miliar.

Pengungkapan tersebut bermula dari hasil pengembangan informasi intelijen yang dilakukan secara terpadu. Berdasarkan hasil penyelidikan, tim gabungan bergerak melakukan penindakan terhadap aktivitas pengangkutan bijih timah yang diduga tidak dilengkapi dokumen resmi sesuai ketentuan.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 7.937 kilogram bijih timah yang diangkut menggunakan tiga unit kendaraan jenis double cabin.

Baca Juga:

Untuk menghindari kecurigaan aparat, seluruh muatan dikemas menggunakan kampil berlapis atau double kampil yang dijahit rapi sehingga tampak seperti barang biasa saat proses pengangkutan.

Berdasarkan perhitungan awal, pengungkapan ini berhasil mencegah potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp6.746.450.000.

Aparat menilai praktik penyelundupan mineral strategis seperti bijih timah tidak hanya mengurangi potensi penerimaan negara, tetapi juga merusak tata kelola industri pertambangan nasional, mengganggu stabilitas perdagangan komoditas timah, serta mengancam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Seluruh barang bukti hasil operasi kini telah dititipkan di Gudang Bijih Timah (GBT) Sungailiat untuk kepentingan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan dan perdagangan mineral ilegal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain mengamankan barang bukti, aparat juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap pihak-pihak yang diduga berada di balik jaringan penyelundupan tersebut.

Penyelidikan tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, tetapi juga diarahkan untuk mengidentifikasi aktor intelektual, pemodal, pemilik barang, hingga jaringan distribusi yang diduga terlibat dalam perdagangan bijih timah ilegal.

Langkah itu diharapkan mampu memutus mata rantai penyelundupan yang selama ini merugikan negara sekaligus memperbaiki tata niaga mineral nasional.

Tim gabungan juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan tanpa izin (PETI), maupun pengangkutan, penyimpanan, dan perdagangan bijih timah ilegal. Masyarakat diminta aktif memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas penyelundupan sumber daya alam.

Melalui penguatan kegiatan intelijen, patroli, dan operasi penindakan, Satlap Tri Cakti bersama Intel Korem 045/Garuda Jaya menegaskan komitmennya menjaga pengelolaan sumber daya mineral strategis agar sesuai ketentuan hukum dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara serta masyarakat.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Siswi SD Asal Labuhanbatu Raih Medali Emas ASMC Global Round 2026, Bobby Nasution Beri Beasiswa dan Tablet
MUI Usul Ganti Istilah LGBT Jadi LGSP, Ini Alasannya
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Kamis 30 Juli 2026: Sejumlah Wilayah Hujan Disertai Petir
Hampir 15 Ton Timah Ilegal Tujuan Jakarta Digagalkan di Pangkal Balam, Nilainya Capai Rp9,7 Miliar
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Rabu 29 Juli 2026: Sebagian Wilayah Hujan Disertai Petir
Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Rabu 29 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru