17 Pejabat Pemko Tanjungbalai Resmi Dilantik, Wakil Wali Kota Minta Tingkatkan Kinerja
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melantik 15 pejabat administrator dan pengawas serta 2 kepala puskesmas
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Guru Besar Universitas Bhayangkara, Hermawan Sulistyo, menyampaikan keyakinannya bahwa kematian Sutrimo, kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, diduga bukan disebabkan faktor alami. Menurutnya, Sutrimo merupakan sosok penting yang mengetahui banyak hal terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Pernyataan tersebut disampaikan Hermawan Sulistyo dalam Podcast Terus Terang di kanal YouTube Mahfud MD Official yang tayang pada Senin (3/8/2026).
"Jadi kalau kita kaitkan dengan penjaga rumahnya yang saya yakinkan terbunuh itu ya. Iya, Sutrimo itu. Penyidik yang paling bodoh pun tahu bahwa nggak mungkin mati wajar itu seperti itu," kata Hermawan, dikutip Rabu (5/8/2026).Baca Juga:
Hermawan menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam peristiwa meninggalnya Sutrimo yang ditemukan tak sadarkan diri di depan sebuah klinik. Menurutnya, Sutrimo yang masih berusia 42 tahun disebut tidak memiliki riwayat penyakit jantung maupun penyakit kronis lainnya.
Ia juga menduga kemungkinan adanya zat beracun seperti arsenik atau sianida yang menyebabkan kematian. Namun, Hermawan mengingatkan bahwa pembuktian secara forensik dapat menjadi lebih sulit apabila pemeriksaan tidak segera dilakukan.
"Kalau satu dua hari masih bisa, tapi tinggal sedikit residunya. Karena apa? Ini berupa jadi gas. Jadi masuk ke tubuh, dia menguap, dia jadi gas. Jadi kalau dia jadi gas, ya nggak bisa ditelusuri," ujarnya.
Lebih lanjut, Hermawan mempertanyakan apakah kematian Sutrimo berkaitan dengan dugaan upaya menghilangkan saksi penting dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang. Menurutnya, sebagai kepala rumah tangga, Sutrimo diduga mengetahui aktivitas keluar masuk barang di rumah yang dijaganya.
"Karena ini saksi yang paling penting, saksi kunci nomor satu kalau bagi saya. Saksi kunci nomor satu tentang seluruh peristiwa pencucian uang itu," katanya.
Ia menilai keberadaan Sutrimo sebagai penjaga rumah membuatnya mengetahui berbagai aktivitas yang terjadi, termasuk jika ada perpindahan barang berukuran besar seperti brankas.
"Brankas itu berat, tidak mungkin digotong-gotong apalagi digotong oleh orang luar yang penjaga rumahnya nggak tahu. Nah, pasti dia tahu banyak," lanjut Hermawan.
Meski demikian, hingga saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kematian Sutrimo. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri barang bukti, termasuk riwayat komunikasi pada telepon seluler milik korban.
Belum ada kesimpulan resmi dari penyidik yang menyatakan penyebab kematian Sutrimo maupun mengaitkannya dengan dugaan tindak pidana tertentu. Seluruh dugaan yang disampaikan dalam pernyataan Hermawan Sulistyo masih merupakan pendapat pribadi dan belum menjadi hasil penyelidikan resmi aparat penegak hukum.* (in/dh)
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melantik 15 pejabat administrator dan pengawas serta 2 kepala puskesmas
PEMERINTAHAN
MEDAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Keju
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kecamatan Tanjung Tiram menggelar rapat bersama seluruh pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Rabu (5/8/20
PEMERINTAHAN
BATU BARA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., meninjau langsung pelaksanaan program Bupati Batu Bara Sinergi Melayani Masyara
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan situasi di Tanah Air sangat terkendali.
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tengah melakukan pengecekan terkait izin Tempat Hiburan Malam (THM) Helen&039s Night Mart yang dise
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mengkritik tenaga kesehatan yang diduga menghina pasien BPJS yang curhat menunggu kamar
KESEHATAN
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Mei 2026 mencapai 7,22 juta orang atau setara dengan ti
EKONOMI
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mengalami penurunan sebanyak 430 ribu menjadi 22,93 juta
EKONOMI
MEDAN Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor (AT) dan anaknya menjadi tersangka kasus dugaan pengeroyokan kepada tetangganya, Robin Marojah
HUKUM DAN KRIMINAL