Aktivis Terjal Beberkan Celah PKPU Soal Ijazah Gibran, Desak MK Buka Persidangan Pembuktian
JAKARTA Aktivis Terus Jadi Anti Pembual (Terjal) Luke Susilo meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menerima dan memeriksa permohonan Perselisih
POLITIK
DELI SERDANG — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis ganja di wilayah hukum Polsek Sunggal.
Polisi mengamankan lebih dari 180 kilogram ganja serta tiga pria dari dua lokasi berbeda.
Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai satu unit mobil yang membawa ganja dari Aceh menuju Medan.Baca Juga:
Polisi kemudian melakukan pembuntutan terhadap kendaraan tersebut di kawasan Jalan Medan-Binjai pada Sabtu (8/8/2026).
"Saat kita melihat mobil dengan ciri-ciri yang diinformasikan, kita lakukan pembuntutan hingga ke Dusun X, tepatnya Jalan Pelita, Desa Medan Krio. Lalu kita berhentikan mobil tersebut," ucap Kombes Arisandi, Senin (10/8/2026).
Dari dalam mobil tersebut, polisi menangkap dua pria, yakni RD, 43 tahun, warga Aceh Timur, dan MJ, 41 tahun, warga Aceh Tamiang.
Petugas kemudian menggeledah barang bawaan di dalam kendaraan.
Polisi menemukan dua karung goni berisi 65 bungkus ganja kering yang telah dibungkus menggunakan lakban.
Menurut Arisandi, kedua pria tersebut mengaku ganja diperoleh dari seorang pria di Aceh Timur untuk dibawa ke Medan.
"Saat kita interogasi, keduanya mengaku barang itu diperoleh dari seorang pria dari Aceh Timur untuk diantar ke Medan. Sejatinya jumlahnya sebanyak lima karung. Beberapa di antaranya telah berhasil diantar kepada YJ di salah satu kompleks di Desa Medan Krio," tuturnya.
Polisi kemudian mengembangkan informasi tersebut dan memburu pria berinisial YJ.
YJ akhirnya ditangkap di Kompleks Taman Annafris Milala, Jalan Pelita, Sunggal, Deli Serdang.
Pria berusia 36 tahun asal Batu Bara tersebut kembali kedapatan menyimpan ganja dalam jumlah besar.
Dari lokasi penangkapan YJ, polisi menemukan 72 bungkus ganja kering dengan berat 57,6 kilogram.
Petugas juga menemukan sebuah keranjang plastik berisi ganja seberat 40,8 kilogram, satu kotak karton berisi 18,4 kilogram ganja, serta sebuah ember berisi 800 gram ganja.
Selain narkotika, polisi mengamankan satu unit telepon seluler yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi.
"Kita juga mengamankan satu unit handphone darinya sebagai alat komunikasi," bebernya.
Dengan temuan tersebut, total barang bukti ganja yang diamankan polisi mencapai lebih dari 180 kilogram dari dua lokasi.
Polda Sumut masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak yang diduga menjadi pemilik dan pengirim ganja tersebut.
Polisi juga masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika itu.
"Untuk identitas sudah kita kantongi, personel di lapangan masih melakukan pengejaran," ujarnya.
Polda Sumut menyatakan pengembangan kasus masih dilakukan untuk mengungkap jaringan peredaran ganja dari Aceh menuju wilayah Sumatera Utara.* (mi/ad)
JAKARTA Aktivis Terus Jadi Anti Pembual (Terjal) Luke Susilo meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menerima dan memeriksa permohonan Perselisih
POLITIK
BOGOR Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) menyelidiki keberadaan sebuah foto yang ditemukan Ombudsman Republik Indonesi
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Sumut memperkuat kolaborasi
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kesiapan lahan untuk pembangunan fasilitas Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pemko M
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengajak masyarakat kembali menghidupkan semangat gotong royong untuk menjaga kebersihan li
PEMERINTAHAN
TAPANULI TENGAH Banjir kembali melanda sejumlah permukiman warga di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, setelah hujan meng
PERISTIWA
DELI SERDANG Dua pria, Irwansyah alias Tepos (41) dan Indra Syahputra Sinaga alias Doyok (26), ditangkap polisi karena diduga terlibat pere
HUKUM DAN KRIMINAL
NAGOYA Rahmat Erwin Abdullah kembali mencatat prestasi besar setelah meraih medali emas angkat besi kelas 75 kilogram pada Asian Games 202
OLAHRAGA
BANDUNG Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo meyakini PSI dapat berkembang menjadi partai besar. Dia me
POLITIK
MEDAN Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengikuti prosesi wisuda Program Doktor (S3) di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumu
PENDIDIKAN