Bareskrim Buru Bandar Sabu Jaringan Sumut–NTB, Amrin Siregar Resmi DPO
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu seorang buronan kasus narkotika jaringan Sumatera Uta
HUKUM DAN KRIMINAL
Medan – Fenomena penyalahgunaan nama agama untuk keuntungan pribadi semakin mendapat perhatian luas di tengah masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai modus operandi muncul, mulai dari penggalangan dana fiktif hingga bisnis berkedok amal yang memanfaatkan rasa percaya masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan.
Beragam modus yang ditemukan mencakup penggalangan dana untuk pembangunan rumah ibadah, pemberian bantuan kepada fakir miskin, hingga penyelenggaraan kegiatan keagamaan. Sayangnya, banyak dari dana yang terkumpul justru disalahgunakan, tidak sesuai dengan tujuan awalnya.
“Ini sangat disayangkan. Agama yang seharusnya menjadi alat untuk mempererat persatuan justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Ahmad Rifai, seorang tokoh masyarakat di Medan. Selain penggalangan dana, bisnis dengan embel-embel keagamaan juga menjadi sorotan. Produk-produk berlabel “syariah” atau “halal” sering kali dipasarkan tanpa sertifikasi resmi.
Hal ini memanfaatkan kecenderungan masyarakat yang lebih percaya pada klaim keagamaan, meskipun kebenarannya tidak dapat dipastikan. Menurut hasil survei dari lembaga penelitian lokal, sebanyak 65% masyarakat menyatakan pernah menemukan kasus di mana nama agama digunakan untuk memperoleh keuntungan finansial secara tidak etis.
Pemerintah melalui Kementerian Agama dan aparat kepolisian diharapkan dapat mengambil langkah proaktif dalam mengatasi masalah ini. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku penyalahgunaan nama agama diperlukan untuk memberikan efek jera.
“Verifikasi itu penting. Jangan mudah tergiur dengan narasi keagamaan tanpa bukti yang konkret,” tambah Ahmad Rifai, mengingatkan masyarakat agar lebih kritis dalam menyalurkan donasi atau mendukung kegiatan yang mengatasnamakan agama. Fenomena ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kesucian agama dari penyalahgunaan pihak yang tidak bertanggung jawab. Agama harus tetap menjadi pedoman spiritual, bukan alat manipulasi demi keuntungan pribadi.
(christie)
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memburu seorang buronan kasus narkotika jaringan Sumatera Uta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilay
NASIONAL
JAKARTA Istana Kepresidenan akan menelusuri dugaan adanya pemberian uang kepada mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) usai melakukan ak
NASIONAL
JAKARTA Kasus dugaan fitnah ijazah palsu yang menyeret nama Presiden ke7 RI Joko Widodo akan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Ja
POLITIK
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo menanggapi keputusan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang tidak menahan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma
POLITIK
JAKARTA Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Muhammad Abdimaludin mengakui menerima uang sebesar Rp 20 juta usai aksi demonst
NASIONAL
BANDA ACEH Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Bank Aceh Syariah untuk periode 202
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesi
NASIONAL
JAKARTA Rekaman wawancara Ketua BEM FH Universitas Bung Karno Muhammad Abdi Maludin kembali viral di media sosial. Dalam rekaman tersebu
NASIONAL
SAMPANG Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesi
NASIONAL