Mahasabha XIII PHDI Digelar di Jakarta, Masa Depan Umat Hindu hingga Indonesia Emas 2045 Dibahas
JAKARTA Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Tahun 2026 resmi dibuka di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (8/10/2026). For
NASIONAL
PURWOKERTO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik jual beli kursi mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto disebut menerima uang Rp1,12 miliar dari pihak yang disebut sebagai pengepul calon mahasiswa baru.
Setelah menerima uang tersebut, Eko diduga mendapat akses dari Rektor Unsoed Akhmad Sodiq untuk memberikan persetujuan atau approval terhadap calon mahasiswa baru yang telah membayar.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan perkara tersebut bermula ketika Eko berkomunikasi dengan salah satu pihak yang berperan sebagai pengepul calon mahasiswa baru Unsoed.Baca Juga:
Eko kemudian disebut melakukan tawar-menawar mengenai besaran uang yang harus disiapkan untuk memuluskan proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri.
"Setelah sepakat mengenai mahar tersebut, ES kemudian menerima uang dari salah satu pihak pengepul para calon mahasiswa baru dengan total mencapai Rp1,12 miliar," kata Taufik, dikutip Sabtu (22/8/2026).
Setelah menerima uang, Eko dilaporkan kepada Akhmad Sodiq. KPK menyebut Sodiq kemudian memberikan kuasa kepada Eko untuk melakukan proses otorisasi calon mahasiswa baru.
"Atas penerimaan tersebut ES melaporkannya kepada ASO. Bahwa kemudian ASO memberikan akses user id-nya kepada ES untuk proses otorisasi 'klik' atau memberikan approval pada calon mahasiswa baru yang telah memberikan uang," ujar Taufik.
KPK juga mengungkap dugaan penerimaan uang lain yang melibatkan Mulyono, yang merupakan keponakan Akhmad Sodiq.
Menurut KPK, pada periode yang sama Sodiq memerintahkan Mulyono menggunakan kode tertentu dalam praktik penerimaan uang yang disebut berkaitan dengan proses penerimaan mahasiswa baru.
"Atas hal tersebut, MYN atas sepengetahuan ASO diduga melakukan penerimaan lainnya/gratifikasi berupa uang sekurang-kurangnya senilai Rp680 juta," katanya.
KPK menduga uang tersebut kemudian dikelola untuk kepentingan Akhmad Sodiq. Penyidik juga menyebut Sodiq diduga memerintahkan Mulyono membeli tiga bidang tanah yang kemudian diatasnamakan kepada Mulyono.
"Sehingga dalam hal ini, MYN bertindak sebagai penerima sekaligus pengelola uang yang diperuntukkan bagi ASO," ujar Taufik.
JAKARTA Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Tahun 2026 resmi dibuka di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (8/10/2026). For
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas dengan Malaysia. Hal itu disampai
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau penyelesaian pembangunan Stadion Teladan dan menemukan sejumlah bagian yang masih
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana membantah isu adanya upaya menyingkirkan orangorang Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) dari pemerintahan Presiden Prabo
POLITIK
MEDAN Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin alias Ondim disebut sudah mengetahui keberadaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar telah menetapkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) yang akan didukung pada Pilpres 2029. Nam
POLITIK
MEDAN Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial RS yang diduga menjadi kurir narkotika ja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan tiga saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan pela
NASIONAL
JAKARTA Mantan Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Hery Susanto membantah menerima uang dari Agung Winarno dalam perkara dugaan tinda
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI dan Pemerintah Aceh mematangkan kesiapan pengamanan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi KeII Tahu
NASIONAL