Tiga Kali Padam Sehari, Warga Pematang Cengal Langkat Pertanyakan Keandalan Pelayanan PLN
LANGKAT Persoalan pemadaman listrik kembali dikeluhkan masyarakat Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumat
PERISTIWA
DAIRI — Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan penyiksaan terhadap dua anak berusia 7 dan 6 tahun di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Pengasuh kedua anak tersebut, Rumondang Sianturi (52), dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.
Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan mengatakan hasil pemeriksaan urine Rumondang menunjukkan adanya penggunaan sabu.Baca Juga:
"Setelah dicek dan dites urinnya, positif menggunakan narkoba jenis sabu," kata Syahril, Rabu (26/8/2026).
Polisi menduga penggunaan narkoba tersebut berkaitan dengan tindakan penyiksaan terhadap kedua korban.
Namun, dugaan tersebut masih dalam proses pendalaman penyidik.
"Diduga karena pengaruh narkoba," ujarnya.
Saat ini Rumondang telah ditahan di Polres Dairi.
Polisi masih melengkapi berkas perkara sebelum kasus tersebut dilimpahkan kepada jaksa untuk menjalani proses hukum selanjutnya.
"Sudah kita tahan sekarang di Polres," katanya.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan kondisi dua bocah kakak beradik tersebut beredar di media sosial.
Kedua korban, AGP (7) dan AP (6), merupakan kakak beradik yang tinggal di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.
Mereka diduga mengalami penyiksaan oleh pengasuh yang juga merupakan bibi mereka.
Dalam video yang beredar, salah satu korban terlihat mengalami luka pada bagian mulut, kepala, dan sejumlah bagian tubuh lainnya.
Korban juga mengaku sering mendapatkan perlakuan kekerasan dari orang yang selama ini mengasuhnya.
Polisi kemudian menerima informasi mengenai kondisi korban dan melakukan penyelidikan.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Dairi menangkap Rumondang yang disebut sebagai orang tua asuh sekaligus bibi kedua korban.
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahrial Ramadhan, sebelumnya membenarkan adanya dugaan penganiayaan tersebut.
"Benar, korban ditemukan oleh masyarakat dengan kondisi memprihatinkan," ujar Syahrial pada Jumat (21/8).
Dalam pemeriksaan berikutnya, polisi menemukan bahwa adik korban yang berusia 6 tahun juga diduga mengalami penganiayaan.
Kedua korban kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan.
"Ternyata adik korban juga mengalami penganiayaan. Mereka abang-adik kandung dan sudah kita bawa untuk mendapatkan perawatan," ungkapnya.
Polisi kini masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa tersebut, termasuk dugaan penyiksaan yang dialami kedua korban dan keterkaitannya dengan penggunaan narkotika oleh tersangka.* (d/ad)
LANGKAT Persoalan pemadaman listrik kembali dikeluhkan masyarakat Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumat
PERISTIWA
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah Nepal, terutama mereka yang
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan tidak ada penyekatan jalan menjelang aksi un
PERISTIWA
MEDAN Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Muslim Harahap, meminta Wali Kota Medan Rico Waas segera mengembalikan hak kepegawaian Erwin
NASIONAL
MEDAN Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdik Sumut) meminta sekolah dan cabang dinas memperketat pengawasan terhadap aktivitas siswa. K
PENDIDIKAN
JAKARTA Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Kamis, 27 Agustus 2026, bergerak beragam. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan,
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis, 27 Ag
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Sentimen dari ril
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Penguatan indeks ditopang oleh kenaik
EKONOMI
JAKARTA Empat kelompok masyarakat dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Agust
PERISTIWA