Kasat Reskrim Polrestabes Medan Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
MEDAN Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Andrian Risky Lubis bersama sejumlah penyidiknya dilaporkan ke Bidang Profes
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Naomi Sari Kristiani Harefa, adik Iman Harefa, membantah tudingan di media sosial yang menyebut dirinya diduga terlibat dalam kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Iman Harefa.
Naomi menegaskan dirinya tidak berada di lokasi saat peristiwa yang menyebabkan Winda meninggal dunia pada 2 Agustus 2026.
Ia mengatakan memiliki bukti perjalanan yang menunjukkan keberadaannya di Jakarta saat kejadian.Baca Juga:
Pernyataan itu disampaikan Naomi saat diwawancarai wartawan pada Senin, 31 Agustus 2026.
Ia didampingi tim kuasa hukum dari Lex Prosperitas Law Firm, yakni Indri Ari Pratami Hasibuan SH, Ridzwan SH MH, dan Ezzie Fadhlirridho SM SH MH.
"Pada saat kejadian, saya mengkonfirmasi betul bahwasanya saya tidak berada di lokasi kejadian. Berdasarkan tiket dan semua riwayat perjalanan saya, saya berada di Jakarta sejak 8 Juli 2026," ujar Naomi.
Naomi mengatakan dirinya baru kembali ke Medan pada 2 Agustus setelah mengetahui adanya peristiwa di rumah keluarganya.
Ia juga menjelaskan sempat meminta ayahnya datang ke Jakarta.
Pada 31 Juli, Naomi menghubungi ayahnya dan kemudian memesan tiket penerbangan Citilink untuk keberangkatan pada 2 Agustus pukul 08.20 WIB.
"Saya bilang, 'Pak, tolonglah ke Jakarta,' karena ada beberapa urusan yang memang harus Bapak langsung yang menangani," katanya.
Naomi mengatakan baru memberikan penjelasan setelah tudingan di media sosial dinilai semakin menyerang dirinya, termasuk pekerjaannya sebagai advokat.
Ia membantah tudingan bahwa dirinya ikut menyusun skenario terkait persoalan rumah tangga Iman dan Winda.
"Rumah tangga abang saya, bahkan keluarga-keluarganya, kami sebagai saudara-saudara tidak ada mencampuri, bahkan tidak ada mengintervensi apa pun sejak pernikahan mereka," ujarnya.
Menurut Naomi, berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya seharusnya dapat dibuktikan.
Ia menyerahkan proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum.
"Ya apa pun yang dikatakan oleh netizen di mana pun, itu harus bisa dibuktikan. Saya minta pertanggungjawabannya atas apa semua yang dituduhkan kepada saya karena itu tidak berdasar," tegasnya.
Naomi mengatakan langkah hukum terkait tudingan yang beredar tersebut saat ini sedang berjalan.
Naomi juga mengaku tudingan yang beredar berdampak terhadap pekerjaannya sebagai advokat.
Sejumlah kesempatan pekerjaan di Jakarta disebut batal setelah ia harus kembali ke Medan pada 2 Agustus.
Selain itu, ia mengaku menerima hinaan dan tudingan melalui media sosial.
Naomi meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.
Menurut dia, setiap tuduhan harus didukung bukti.
"Berhati-hatilah dalam berkomentar, berhati-hatilah dalam memposting sesuatu karena semuanya itu harus ada bukti, harus ada dasar kita untuk melakukan apa pun," katanya.
Kasus kematian Winda Lorenza Gowasa pada 2 Agustus 2026 hingga kini masih menjadi sorotan.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan fakta di balik kematian tersebut.
Di tengah proses penyelidikan, berbagai narasi di media sosial menyeret nama Naomi.
Namun, tudingan tersebut masih berupa klaim atau narasi warganet dan belum dapat diposisikan sebagai fakta hukum.
Naomi telah membantah tudingan tersebut dan menyatakan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.* (ad)
MEDAN Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Andrian Risky Lubis bersama sejumlah penyidiknya dilaporkan ke Bidang Profes
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menyatuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengungkap alasannya menolak ajakan pakar hukum tata ne
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi kediaman keluarga Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Brigadir I, di Kota Medan,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rumah tangga Demian Aditya dan Sara Wijayanto tengah menghadapi proses perceraian. Sara Wijayanto, yang memiliki nama asli Saras
ENTERTAINMENT
LANGKAT Terpidana kasus perambahan hutan Suaka Margasatwa Karang Gading, Langkat Timur Laut, Kabupaten Langkat, Alexander Halim alias Ak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan terus dipantau melalui tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) yang beroperasi selama 24 ja
KESEHATAN
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui berbagai
NASIONAL
ACEH TENGAH Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Tengah mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis ganja seberat 22.862 gram atau sekitar
HUKUM DAN KRIMINAL
HUMBANG HASUNDUTAN Membicarakan wisata di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, seolah tidak pernah ada habisnya. Selain panorama air biru
PARIWISATA