BREAKING NEWS
Sabtu, 12 September 2026

3 Korban Penembakan KKB Disebut Intel TNI, KSAD: Semua Dianggap Intel

Administrator - Sabtu, 12 September 2026 09:49 WIB
3 Korban Penembakan KKB Disebut Intel TNI, KSAD: Semua Dianggap Intel
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAYAWIJAYA — Tiga warga yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, dipastikan merupakan warga sipil.

Ketiganya adalah pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang sedang menjalankan tugas di lapangan.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meluruskan isu yang menyebut ketiga korban merupakan anggota TNI atau intelijen militer.

Baca Juga:

Maruli menegaskan, ketiga korban bukan anggota TNI maupun intelijen TNI.

Menurut dia, ketiganya merupakan pekerja di bidang pertanian yang sedang menjalankan tugas membantu masyarakat di Papua.

"Itu memang pekerja, orang dari NTT, orang masih muda ingin membantu di daerah (Papua)," kata Maruli, Sabtu, 12 September 2026.

Maruli mengatakan, narasi yang menyebut warga sipil sebagai intel TNI kerap muncul setelah terjadi serangan kelompok bersenjata.

"Sekarang nyerang (korban) yang sipil di situ, semua dianggap intel. Itu berulang-ulang bicaranya seperti itu," kata dia.

Ia meminta masyarakat mengecek latar belakang ketiga korban sebelum mempercayai informasi yang beredar.

"Silakan dicek saja secara umum. Apakah betul orang-orang itu intel-intel kami. Kan (mereka) pekerja-pekerja pertanian itu. Ada umur masih 24 tahun baru mulai kerja di sana," kata dia.

Proses pemulangan jenazah tiga korban dilakukan secara bertahap.

Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, mengatakan jenazah korban berinisial WB telah diberangkatkan dari Wamena menuju kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Jenazah (korban) atas nama WB telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kupang," kata Yusuf.

Jenazah WB diterbangkan dari Wamena dan transit di Sentani

. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Makassar dan Jakarta sebelum akhirnya diterbangkan ke Kupang.

Yusuf memperkirakan jenazah WB tiba di Bandara El Tari, Kupang, sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

"Pagi ini sekitar pukul 07.00 waktu setempat akan tiba di Bandara El Tari," kata Yusuf.

Sementara itu, dua jenazah lainnya masih berada di Jayawijaya.

Keduanya dijadwalkan dipulangkan ke daerah asal masing-masing, yakni satu ke Maumere, Nusa Tenggara Timur, dan satu lainnya ke Toraja, Sulawesi Selatan.

Di tengah proses pemulangan korban, aparat keamanan masih memburu kelompok bersenjata yang diduga melakukan penembakan.

Yusuf mengatakan polisi telah mengantongi identitas serta ciri-ciri para pelaku. Masyarakat Jayawijaya juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

Pengungkapan identitas pelaku menjadi bagian dari penyelidikan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tiga pegawai Dinas Pertanian tersebut dapat diproses sesuai hukum.

Sebelumnya, polisi mengungkap dugaan kelompok yang berada di balik penembakan tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama, Papua Pegunungan.

Ketiga korban ditembak saat dalam perjalanan pulang setelah menyalurkan bantuan pangan kepada warga.

Kepala Operasional Damai Cartenz, Inspektur Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah kepada anggota KKB Kodap III Ndugama.

Meski demikian, polisi masih mendalami identitas pelaku yang melakukan penembakan.

"Dari hasil penyelidikan sementara diduga pelaku penembakan adalah anggota KKB Kodap III Ndugama namun siapa pelakunya masih didalami," katanya, Kamis, 10 September 2026.* (vv/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
"Jangan Tunggu Korban Berikutnya", DPR Desak Pemerintah Bikin Roadmap Berantas KKB usai 3 ASN Jayawijaya Tewas Ditembak
Bermodal Selongsong Peluru dan Kesaksian Korban Selamat, Polisi Kantongi Ciri-ciri 8 Pelaku Penembakan ASN Jayawijaya
Terbukti Jual Aset Sekolah Rp12,24 Miliar, Lima Pegawai Disdikbud Medan Terancam Sanksi Berat dan Wajib Kembalikan Kerugian
Detik-detik Setelah Wili Mbuik Ditembak, Pelaku Gunakan HP Korban untuk Video Call Keluarga: Kita Tidak Ada Masalah
Bupati Labusel Tekankan Kekompakan dan Komunikasi, ASN Diminta Perkuat Kerja Tim
Kerahkan 3 Kapal Perang dan KAL dari Dua Provinsi, TNI AL Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Hari Ketiga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru