20 Ribu Warga Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI di Medan, UMKM hingga Layanan Kesehatan Ikut Hadir
MEDAN Kodam I/Bukit Barisan menggelar Fun Run 5K dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di
NASIONAL
MEDAN — Seorang pria berinisial RM, 33 tahun, yang berprofesi sebagai disc jockey (DJ) ditangkap polisi di Kota Medan, Sumatera Utara, karena diduga menjadi kurir vape yang mengandung narkoba atau dikenal sebagai pod getar.
Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan RM baru pulang dari Kamboja.
Di negara tersebut, RM disebut bekerja sebagai operator judi online.Baca Juga:
"Pelaku ini merupakan DJ. Pelaku juga baru kembali dari Kamboja menjadi operator judi online," kata Rafli, Minggu, 20 September 2026.
RM ditangkap di salah satu perumahan di Jalan Asrama, Medan, pada Senin malam, 14 September 2026.
Penangkapan berawal dari informasi yang diterima polisi mengenai rencana transaksi narkoba di sebuah warung yang berada di kawasan perumahan mewah di Medan Sunggal.
Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk menangkap RM.
Namun, saat melihat kedatangan petugas, RM berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Saat kami tangkap di dalam perumahan kawasan Medan Sunggal, pelaku mencoba melarikan diri dengan sepeda motor, namun tim berhasil tangkap persis di gerbang perumahan," jelasnya.
Saat ditangkap, polisi menemukan 100 bungkus vape yang disebut mengandung narkoba.
Barang tersebut disimpan RM di dalam sebuah plastik.
Vape tersebut terdiri dari dua merek, yakni Batman dan Yakuza.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Rafli mengatakan RM baru sekitar dua bulan menjadi kurir narkoba.
RM disebut tertarik menjalankan pekerjaan tersebut karena tergiur upah jutaan rupiah setelah berhasil mengantarkan 100 bungkus vape tersebut.
"Pengakuan awal, pelaku baru kali ini menjadi kurir. Pelaku, tergiur upah yang dijanjikan," ungkapnya.
Polisi kemudian melakukan pengembangan kasus setelah menangkap RM.
Dari pengembangan tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial FS, 36 tahun, di Jalan Setia Budi, Medan.
FS diduga membantu RM dalam mengantarkan narkoba tersebut.
Polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua orang lainnya yang diduga berperan sebagai pemasok narkoba.
"Pelaku kedua ini, turut membantu pelaku pertama dalam mengantarkan narkoba, dan berperan sebagai perantara serta pengepul uang hasil penjualan narkoba," pungkasnya.
Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan pemasok vape yang diduga mengandung narkoba serta peran masing-masing pihak yang terlibat.* (d/ad)
MEDAN Kodam I/Bukit Barisan menggelar Fun Run 5K dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di
NASIONAL
BATAM Anggota DPRD Kabupaten Langkat sekaligus kader Partai Golkar, Edi Bahagia Sinuraya, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek)
POLITIK
MEDAN Seorang pria berinisial RM, 33 tahun, yang berprofesi sebagai disc jockey (DJ) ditangkap polisi di Kota Medan, Sumatera Utara, kar
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Aceh Barat Daya (Abdya) dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sumber daya alam di Aceh. Selain memiliki beras khas yang
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat, terutama kalangan pemuda, untuk membentengi diri dari berbagai ancam
NASIONAL
MEDAN Lebih dari 20.000 peserta mengikuti Fun Run 5K dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (
NASIONAL
KUALA LUMPUR Menteri Transportasi Malaysia sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Aksi Demokratik (DAP), Anthony Loke, akan mengundurkan d
INTERNASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Sarmuji mengungkap rencana Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk menghadapi
POLITIK
MEDAN Sebanyak 46 proposal desa dan kelurahan dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara (Sumut) mengikuti Program Kampung Kreat
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional kembali bergerak naik di akhir pekan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harg
EKONOMI