BREAKING NEWS
Selasa, 06 Oktober 2026

Ngeyel! Usai Pecat 4 Pekerja Sepihak, SPPG Medan Tembung 3 Nekad Beri Susu Terlarang BGN ke Anak-Anak

Abyadi Siregar - Selasa, 06 Oktober 2026 09:26 WIB
Ngeyel! Usai Pecat 4 Pekerja Sepihak, SPPG Medan Tembung 3 Nekad Beri Susu Terlarang BGN ke Anak-Anak
Tumpukan Opao yang difoto di dapur SPPG Medan Tembung 3, Jalan Letda Sujono No 74 Medan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, Jalan Letda Sujono No 74 Medan, ternyata tidak hanya melakukan pemecatan terhadap empat tenaga pencuci omprengan secara sepihak dan sewenang-wenang, tanpa memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).

Tapi nekadnya. SPPG yang dikelola Yayasan Atifa Maju Mandiri ini, juga diduga beberapa kali berani memberikan susu yang telah dilarang Badan Gizi Nasional (BGN) kepada anak-anak penerima manfaat.

Misalnya, dengan memberikan susu Opao. BGN sendiri telah melarang SPPG menggunakan susu Opao sebagai menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga:

Larangan ini disebabkan beberapa alasan. Pertama, karena Opao ternyata bukan susu, tapi minuman rasa susu. Berdasarkan data BPOM ML 466609024979, Opao terdaftar sebagai minuman rasa susu multivitamin, bukan susu segar atau susu sapi murni. Komposisi utamanya air + susu skim bubuk + gula.

Kedua, aturan baru BGN tanggal 8 September 2026 telah melarang keras penggunaan produk minuman susu, minuman mengandung susu, minuman rasa susu, maupun susu kental manis dalam menu MBG. Opao masuk dalam katagori yang dilarang tersebut. Karena hanya minuman rasa susu.

Larangan penggunaan Opao tersebut, ditetapkan BGN bersama Kemenko Pangan, Kementan, Kemenkes, Kemenperin dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Sehubungan dengan itu, untuk menghindari dampak buruk terhadap masyarakat penerima manfaat seperti anak-anak, Kepala BGN Sumut Yoga Arizanto dan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah Medan Donal Simanjuntak diharap segera turun tangan memeriksa SPPG Tembung 3 tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh bitvonline.com, SPPG Tembung 3 telah beberapa kali menggunakan Opao sebagai menu MBG yang dibagikan kepada penerima manfaat, terutama kepada anak-anak.

Hal ini dikhawatirkan menimbulkan kekhawatiran orang tua siswa penerima manfaat. Apalagi di tengah seringnya terjadi peristiwa keracunan MBG, terutama di Sumut. "Kami meminta BGN Sumut dan KPPG Wilayah Medan memeriksa SPPG Tembung 3," tegas salah seorang orang tua siswa.

Sayangnya, ketika dikonfirmasi, Kepala SPPG 3 Faisal Lubis SH tidak mau memberi penjelasan secara substantif. Dia malah menjawab dengan arogan. "Jangan pernah urusi dapur orang. Saya tidak takut," tegas Faisal Lubis melalui pesan WhatApps dari nomor 0895 4295 09***.

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru