BREAKING NEWS
Sabtu, 10 Oktober 2026

TERBONGKAR! Setelah Viral Opao & Pecat 4 Pencuci Ompreng Jam 4 Subuh, SPPG Tembung 3 Akhirnya di-Sidak KPPG Medan

Redaksi - Sabtu, 10 Oktober 2026 09:42 WIB
TERBONGKAR! Setelah Viral Opao & Pecat 4 Pencuci Ompreng Jam 4 Subuh, SPPG Tembung 3 Akhirnya di-Sidak KPPG Medan
Screenshot jawaban chat WhatApps Kepala SPPG Medan Tembung Faisal Lubis SH saat dikonfirmasi bitvonline.com.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3 yang dikelola Yayasan Atifa Maju Mandiri, ternyata sudah jadi catatan laporan bagi Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah Medan.

Ini dibenarkan Kepala KPPG Wilayah Medan Donal Simanjuntak menjawab konfirmasi bitvonline.com melalui pesan WhatApps, Jumat (10/10/2026).

"Kita sudah noted (menjadi catatan perhatian) laporan atas SPPG ini," kata Donal Simanjuntak singkat. Sayangnya, ketika "dikejar" dengan pertanyaan lanjutan, Donal Simanjuntak tidak lagi memberi jawaban.

Baca Juga:

Penjelasan Donal Simanjuntak tersebut, sejalan dengan informasi yang diperoleh bitvonline.com yang menyebutkan bahwa, petugas dari KPPG Wilayah Medan telah datang ke SPPG Medan Tembung 3, di Jalan Letda Sujono No 74 Medan, pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Kedatangan Tim KPPG Wilayah Medan ke SPPG Medan Tembung 3 tersebut, dibenarkan sumber bitvonline.com. Sumber yang merupakan mantan relawan di SPPG Medan Tembung 3 itu menjelaskan, Tim KPPG Medan datang ke SPPG Medan Tembung 3 pada Jumat, 9 Oktober 2026.

Tim KPPG Wilayah Medan yang datang ke SPPG Medan Tembung 3 itu, mengaku bernama Jo. "Saya ditelpon seseorang bernama Jo sekitar pukul 11.28 Wib. Dia mengaku dari KPPG Wilayah Medan. Saya diminta datang ke SPPG Medan Tembung 3," jelas sumber tersebut.

Menurut sumber, Jo datang ke SPPG Medan Tembung 3 sekitar pukul 11.10 Wib. "Mungkin, setelah dia sampai di lokasi SPPG Medan Tembung 3, lalu menelpon saya," jelas sumber.

Menurut sumber, Jo memintanya datang ke SPPG Medan Tembung 3 untuk membicarakan soal nasib empat relawan pencuci omprengan yang dipecat secara sepihak oleh Kepala SPPG Medan Tembung 3 Faisal Lubis.

Namun sumber menolak untuk datang. Sumber hanya menyarankan agar Jo membicarakannya langsung dengan Faisal Lubis selaku Kepala SPPG Medan Tembung 3. "Ngapain saya disuruh datang? Kan ada Kepala SPPG Medan Tembung 3 di situ," tegas sumber.

BEBERAPA KASUS SPPG MEDAN TEMBUNG 3
Seperti berita viral di pekan terakhir, SPPG Medan Tembung 3 yang dikelola Yayasan Atifa Maju Mandiri, memiliki beberapa catatan kasus. Di antaranya, dipecatnya empat relawan pencuci omprengan.

Pemecatan itu dilakukan secara sepihak oleh Kepala SPPG Medan Tembung 3 Faisal Lubis. Mereka dipecat setelah selesai mencuci omprengan sekitar pukul 04.00 pagi subuh melalui surat yang ditandatangani Faisal Lubis selaku Kepala SPPG Medan Tembung 3.

Tidak hanya itu. SPPG Medan Tembung 3 yang berlokasi di Jalan Letda Sujono No 74 Medan itu, ternyata juga beberapa kali menggunakan minuman rasa susu (bukan susu), yakni Opao dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Padahal Badan Gizi Nasional (BGN) telah melarang penggunaan minuman tersebut dalam menu MBG.

Belakangan terungkap, bahwa pihak yayasan pengelola SPPG Medan Tembung 3, ternyata sudah membeli minuman rasa susu (bukan susu) Opao ke Thailand dalam jumlah besar dengan total nilai Rp 3 miliar.

Penggunaan Opao dalam menu MBG itu, diduga hanya perilaku licik ingin meraih untung besar. Karena menurut informasi, harga Opao jauh lebih murah dibanding susu standar yang ditetapkan BGN. Apalagi Opao dibeli langsung dari Thailand dalam jumlah besar, pasti harganya jauh lebih murah.

Hal inilah yang membuat masyarakat mendesak BGN Sumut dan KPPG Wilayah Medan melakukan investigasi ke SPPG Medan Tembung 3. Ini mengingat kasus keracunan anak akibat makan MBG sangat tinggi di Sumut. Kasus terbaru adalah keraunan anak SD di kawasan Krakatau Medan.

DUGAAN KORUPSI
Karena itu, masyarakat mendesak agar BGN Sumut dan KPPG Wilayah Medan jangan mendiamkan kasus yang terjadi di SPPG Medan Tembung 3 tersebut. Harus diinvestigasi. Dan kalau terbukti, harus disuspend atau dihentikan operasionalnya.

Apalagi, menurut data keuangan SPPG Medan Tembung 3 yang diperoleh bitvonline.com, patut diduga telah terjadi dugaan korupsi dalam bentuk mark-up harga. Kuta dugaan, ini terjadi atas kerjasama pihak yayasan, Kepala SPPG, akuntan dan ahli gizi.

Seperti diketahui, Kepala SPPG Medan Tembung 3 Faisal Lubis ketika dkonfirmasi, justru merespon dengan arogan. "Jangan pernah urusi dapur orang pak……," jawabnya saat dikonfirmasi.

Bahkan, dalam chat WhatApps berikutnya, Faisal menjawab seolah menantang BGN. "Terserah bapak saja. Saya tidak takut," katanya menjawab bitvonline.com.*

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sudah Borong Senilai Rp 3 Miliar dari Thailand, SPPG Medan Tembung 3 Sulit Hentikan Penggunaan Opao
Susu Opao Diduga Masih Jadi Menu MBG di SPPG Medan Tembung 3, Pengamat Minta APH Turun Tangan: Penuhi Unsur Formil dan Materil Pidana
Ngeyel! Usai Pecat 4 Pekerja Sepihak, SPPG Medan Tembung 3 Nekad Beri Susu Terlarang BGN ke Anak-Anak
Kecelakaan Pesawat Voepass di Brasil: 61 Orang Tewas Setelah Jatuh di Area Permukiman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Saya Mundur

Saya Mundur

OlehAndang SubahariantoPEMBACA yang budiman tentu bertanyatanya. Mengapa pejabat publik di banyak negara relatif gampang berkata, Saya mu

OPINI