BREAKING NEWS
Minggu, 11 Oktober 2026

Emosi Lirik Lagu Tuak Buat Murka! Pria Simalungun 'Dor' Dada Tetangga Pakai Senapan Angin

Administrator - Sabtu, 10 Oktober 2026 22:14 WIB
Emosi Lirik Lagu Tuak Buat Murka! Pria Simalungun 'Dor' Dada Tetangga Pakai Senapan Angin
Polisi menangkap JA alias Pak Napta yang diduga menembak tetangganya menggunakan senapan angin setelah cekcok saat pesta tuak di Simalungun. (Foto: dok Polri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIMALUNGUN - Seorang pria berinisial JA alias Pak Napta ditangkap polisi setelah diduga menembak tetangganya, DRS, menggunakan senapan angin di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Peristiwa itu diduga dipicu perselisihan saat keduanya menghadiri pesta tuak.

Akibat kejadian tersebut, DRS mengalami luka tembak di bagian dada dan harus mendapatkan perawatan medis. Polisi menangkap JA di rumahnya pada Kamis (8/10/2026), setelah menyelidiki laporan yang disampaikan istri korban.

Kanit Reskrim Polsek Dolok Panribuan, IPDA Sugeng Suratman, mengatakan penembakan terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di Dusun Sagala Dolok, Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan.

Baca Juga:

Menurut Sugeng, insiden bermula ketika JA dan DRS berada di lokasi pesta tuak yang sama. Saat DRS bernyanyi bersama teman-temannya, JA diduga tersinggung dengan lirik lagu yang dianggapnya tidak sopan.

Ketika kembali dari kamar mandi, JA kemudian menanyakan maksud lirik lagu tersebut kepada DRS. Percakapan itu berujung perdebatan hingga keduanya terlibat perkelahian.

Orang-orang yang berada di lokasi sempat melerai pertikaian tersebut. Namun, ketegangan kembali terjadi ketika keduanya pulang melalui jalan yang sama. Pertikaian kedua itu juga berhasil dipisahkan oleh teman-teman mereka.

Perselisihan berlanjut setelah DRS mendatangi rumah JA dan menantangnya. Korban disebut menggedor pintu rumah sehingga JA tersulut emosi.

JA kemudian mengambil senapan angin dan menembak ke arah DRS. Peluru senapan angin tersebut mengenai bagian dada korban. Setelah melepaskan tembakan, JA melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya.

"JA mengakui bahwa dia tidak membidik dengan teliti, hanya menembak ke arah DRS. Setelah menembak, JA melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya tanpa mengetahui kondisi korban sebenarnya," ujar Sugeng, Sabtu (10/10/2026).

Korban yang mengalami luka serius sempat dibawa ke Puskesmas Tiga Runggu. Setelah itu, DRS dirujuk ke RSUD Djasamen Saragih di Pematangsiantar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dalam penangkapan JA, polisi turut menyita satu pucuk senapan angin berwarna hitam merek Braja Musti yang diduga digunakan dalam penembakan tersebut.

Sugeng mengatakan JA mengakui telah menembak korban dan menyebut tindakannya dilakukan seorang diri tanpa melibatkan pihak lain.

"JA mengakui telah melakukan penganiayaan dengan menembak korban. Dia juga mengakui melakukannya sendiri tanpa melibatkan pihak lain," katanya.

Saat ini, penyidik masih memeriksa tersangka dan sejumlah saksi serta melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU).

Sebelumnya, istri korban, Nelly Rosmawati Manullang, melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Dolok Panribuan pada Minggu (4/10/2026). Laporan itu menjadi salah satu dasar bagi polisi untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap JA.* (in/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nilap Uang Ganti Rugi Makam Tol Rp 526 Juta: Mantan Kadus Langkat Divonis 3 Tahun Bui
Sempat Debat Nama Saksi, Sidang Lanjutan Dokter Tifa Digelar Minggu Depan
Siap Tatap Muka di PN Jaktim: Jokowi Dipastikan Hadir di Sidang Dokter Tifa & Minta Dipercepat
Sidang Ijazah Jokowi Memanas! Dokter Tifa Protes Pertanyaan Dipotong JPU, Siap Lapor KY dan Komnas HAM
Nagori Silou Huluan Wakili Simalungun di Evaluasi PTP2WKSS Sumut 2026, Ketua TP PKK Darmawati: Menang atau Tidak Adalah Bonus
PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan Dump Truk, Pemkab Simalungun Siap Perkuat Layanan Kebersihan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru