BREAKING NEWS
Minggu, 18 Oktober 2026

Hilang Sejak Maret 2026, Dua Senjata Marinir yang Dirampas OPM Berhasil Diamankan Kembali di Maybrat

gusWedha - Minggu, 18 Oktober 2026 07:49 WIB
Hilang Sejak Maret 2026, Dua Senjata Marinir yang Dirampas OPM Berhasil Diamankan Kembali di Maybrat
Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengamankan kembali dua senjata organik milik Yonif 9 Marinir, pada Jumat, 16 Oktober 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MAYBRAT – Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengamankan kembali dua senjata organik milik Yonif 9 Marinir yang dirampas dalam penyerangan terhadap pos satuan tersebut di wilayah Sory, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada 22 Maret 2026.

Dua senjata yang berhasil ditemukan kembali itu masing-masing berjenis Caracal dan K3 Daewoo.

Sebelumnya, kedua senjata tersebut berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem selama hampir tujuh bulan.

Baca Juga:

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, senjata Caracal berhasil diamankan pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Sehari kemudian, Sabtu, 17 Oktober 2026, personel gabungan menemukan senjata K3 Daewoo.

Dengan penemuan tersebut, seluruh senjata organik yang menjadi sasaran pencarian dalam perkara itu telah berhasil diamankan kembali.

Keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama sejumlah satuan, yakni Satgas Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V dari Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad, serta Satgas Kewilayahan Yonif 764/IB.

Dalam pelaksanaan Operasi Badai Kasuari 3.12, tim gabungan melakukan pencarian dan pendalaman informasi secara berkelanjutan untuk menemukan senjata yang dirampas dalam penyerangan sebelumnya.

Selain dua senjata organik tersebut, personel juga mengamankan sejumlah barang lain.

Barang bukti itu meliputi satu pucuk senjata api rakitan campuran, 19 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, tiga magazen, alat bidik, serta sejumlah perlengkapan lainnya.

Pengamanan senjata dan amunisi tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko penyalahgunaan yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun aparat keamanan.

Operasi ini juga memperlihatkan pentingnya koordinasi antarsatuan dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah, terutama untuk menindaklanjuti insiden perampasan senjata.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Putra Daerah Bali Pecahkan Tonggak Karier, Mayjen TNI Putra Widiastawa Resmi Pimpin Kodam IX/Udayana
Diduga Jadi Arena Judi Dadu, Lokasi di Kebun Sawit Bahorok Langkat Disorot
Alasan Dinas ke Malaysia Dinilai Tak Wajar, Eks Pimpinan KPK Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa: Tak Perlu Tunggu
Rullyandi Sebut Putusan MK Tak Bisa Jadi Dasar Pemakzulan Gibran, Ini Alasannya
Kapolri Minta Vape Diharamkan, MUI Pusat Buka Suara
Kasus HGB ATR/BPN Memanas, MAKI Minta KPK Jemput Nusron Wahid
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Membaca Prabowo Menyerap Kekuasaan

Membaca Prabowo Menyerap Kekuasaan

OlehAndang SubahariantoMENJELANG dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (20 Oktober 2026), ada yang menarik dibaca dari sudut bud

OPINI