BREAKING NEWS
Minggu, 18 Oktober 2026

Hari Ulos Nasional di Medan, Rico Waas Dorong Wastra Lokal Tembus Pasar Internasional

Abyadi Siregar - Minggu, 18 Oktober 2026 08:10 WIB
Hari Ulos Nasional di Medan, Rico Waas Dorong Wastra Lokal Tembus Pasar Internasional
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua Dekranasda Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas di puncak MFCF 2026 bertema Ulos in Innovation di Atrium Sun Plaza Medan, Sabtu, 17 Oktober 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Perayaan Hari Ulos Nasional menjadi bagian dari puncak Medan Fashion Culture Festival (MFCF) 2026 bertema Ulos in Innovation di Atrium Sun Plaza Medan, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kegiatan ini tidak hanya mengangkat warisan budaya, tetapi juga mendorong produk fashion dan kerajinan lokal Kota Medan agar mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, menekankan pentingnya memperkuat ekosistem industri fashion berbasis budaya.

Baca Juga:

Upaya tersebut mencakup pembinaan pengrajin dan desainer, peningkatan kualitas produk, penguatan promosi, serta perluasan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Rico mengatakan, MFCF menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan potensi kerajinan Nusantara yang dihasilkan pengrajin, desainer, dan pelaku UMKM di Medan.

Menurut dia, produk lokal memiliki nilai seni dan sejarah yang tinggi sehingga perlu diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat.

"Target kita adalah bagaimana mengembangkan kriya Nusantara yang diproduksi dari Kota Medan. Banyak desainer dan UMKM kita memiliki karya kreatif dengan nilai sejarah puluhan hingga ratusan tahun. Karya-karya bernilai tinggi ini perlu diketahui masyarakat luas agar mereka bangga, sekaligus membawa pesan ke kancah global bahwa produk berkualitas tinggi ini datang dari Indonesia," ujar Rico Waas.

Ia menegaskan, pengembangan industri kerajinan tidak cukup hanya berfokus pada desainer dan penjahit.

Pembinaan juga perlu mencakup pengrajin, penjual, strategi pemasaran, hingga upaya mewariskan budaya kepada generasi berikutnya.

Untuk memperluas pasar, Pemerintah Kota Medan menyiapkan pembinaan berkelanjutan, pelatihan peningkatan kualitas produk, serta kolaborasi dalam pameran di luar daerah.

Pemanfaatan jaringan kerja sama sister city dengan sejumlah negara juga direncanakan menjadi salah satu jalur untuk memperkenalkan produk UMKM Medan ke pasar internasional.

Selain memperluas pasar, Rico menilai pengembangan industri fashion harus berjalan beriringan dengan pelestarian identitas budaya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Warga Medan Baru Keluhkan Bansos hingga Rumah Rusak, Ini Respons Rico Waas
UMKM Bisa Ajukan KUR BSI Rp200 Juta, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
PSMS Medan Gagal Menang di Menit Akhir, Ditahan Semen Padang 1-1
Abdul Khair Percayakan ABPEDNAS Medan kepada Ricky Sembiring, Fokus Perkuat Organisasi
MFCF 2026 Pamerkan Ulos Berusia hingga 80 Tahun, Rico Waas Dorong Warisan Budaya Medan Mendunia
HiLo Gelar Lari Bersama Lima Komunitas di Medan, Luncurkan HiLo AM dan PM Protein
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Membaca Prabowo Menyerap Kekuasaan

Membaca Prabowo Menyerap Kekuasaan

OlehAndang SubahariantoMENJELANG dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (20 Oktober 2026), ada yang menarik dibaca dari sudut bud

OPINI