Sentil Ketimpangan Ekonomi Nias: Bobby Nasution Minta Bos Baru BI Sumut Genjot Pemerataan
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menja
EKONOMI
JAKARTA –Seorang pemuda bernama Makmurdin Muslim (27 tahun) melaporkan kasus penipuan lowongan pekerjaan di PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang melibatkan seorang anggota kepolisian berpangkat Brigadir Polisi Dua, berinisial WSN (24 tahun). Makmurdin mengaku telah kehilangan uang sebesar Rp 50 juta setelah terjebak dalam aksi penipuan yang dijanjikan untuk mendapatkan pekerjaan sebagai teknisi di perusahaan tersebut.
Awal Mula Penipuan
Menurut Makmurdin, penipuan ini bermula dari informasi lowongan pekerjaan yang diberikan oleh teman istri Makmurdin, yang dikenal sebagai A. Teman istri Makmurdin itu adalah seorang anggota polisi, dan WSN merupakan junior dari suami A yang berdinas di Polda Metro Jaya. Informasi awal tersebut menggiring Makmurdin kepada WSN, yang mengaku dapat meloloskan dirinya untuk posisi teknisi dengan syarat pembayaran tertentu.
“Kerugian saya Rp 50 juta. Saya mentransfer Rp 25 juta pada bulan Mei, Rp 10 juta pada bulan Juli, dan Rp 15 juta pada bulan Agustus,” jelas Makmurdin saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Jumat, 13 September 2024.
Janji dan Fakta
Pelaku WSN awalnya menawarkan posisi teknisi di PT KAI dengan biaya Rp 50 juta. Selain itu, WSN juga menawarkan posisi masinis dengan biaya Rp 170 juta. Menurut penjelasan WSN, gaji untuk posisi masinis adalah Rp 15 juta per bulan, sementara teknisi dijanjikan sebesar Rp 8 juta per bulan.
Makmurdin memutuskan untuk memilih posisi teknisi dan melakukan pembayaran secara bertahap, mengingat keraguannya terhadap tawaran tersebut. Meskipun telah membayar total Rp 50 juta, Makmurdin tidak mendapatkan kejelasan dan pengembalian uang yang telah disetorkan.
“Ketika saya menanyakan kembali kepada WSN mengenai posisi yang dijanjikan dan pengembalian uang, pelaku tidak bisa memberikan kejelasan. Bahkan, dia mengklaim uang tersebut digunakan untuk judi online,” ungkap Makmurdin.
Upaya Penanganan
Makmurdin telah berusaha untuk mendapatkan kembali uangnya dengan mendatangi rumah WSN dan melakukan mediasi dengan pimpinan Bripda WSN. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Pelaku tidak mampu mengembalikan uang yang telah diterima dan tidak memenuhi janji untuk mempekerjakan Makmurdin.
Seiring dengan itu, Makmurdin dan WSN memiliki surat perjanjian yang dibuat di atas materai. Perjanjian tersebut mengatur bahwa jika uang tidak dikembalikan dan janji tidak dipenuhi, Makmurdin akan mempublikasikan masalah ini melalui media massa dan melaporkannya secara resmi ke pihak berwajib.
Karena tidak ada penyelesaian, Makmurdin resmi melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada 11 September 2024. “Karena ini bukan hanya saya saja yang terkena kasus seperti ini, setahu saya,” tambah Makmurdin.
Tanggapan Pihak Kepolisian
Tempo telah mencoba mengonfirmasi kasus ini kepada Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi. Namun, saat ditemui di halaman Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sore ini, perwira menengah Polri tersebut belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan penipuan yang dilakukan oleh Bripda WSN.
“Nanti ya,” kata Ade Ary Syam Indradi, menanggapi pertanyaan wartawan.
Kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam mencari pekerjaan dan menghindari penipuan, terutama yang melibatkan pihak yang mengaku memiliki koneksi atau kekuasaan. Sementara itu, pihak kepolisian diharapkan dapat menindaklanjuti kasus ini dengan serius untuk memberikan keadilan bagi korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
(N/014)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menja
EKONOMI
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Perserikatan BangsaBangsa (PBB) dan Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Indonesia
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, mengalami mual dan muntah setelah menyantap
KESEHATAN
JAKARTA Para penggugat persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berencana menemui DPR, DPD, dan MPR setelah Mahkamah K
POLITIK
JAKARTA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menerima laporan terhadap seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pe
POLITIK
MEDAN Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara menyoroti tantangan berat yang dihadapi media online dalam mempertahankan keberlangsungan u
NASIONAL
JAKARTA Irjen Pol Pasma Royce resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali setelah serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin
NASIONAL
JAKARTA Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik persyarat
POLITIK
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumatera Utara menutup operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan be
KESEHATAN
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA