WhatsApp Rilis Fitur Username! Kini Bisa Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
JAKARTA WhatsApp mulai meluncurkan fitur Username yang memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon kepada o
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI –Seorang warga asal Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, I Nyoman Sukena, saat ini menghadapi ancaman hukuman lima tahun penjara setelah dituduh memelihara empat ekor landak Jawa yang termasuk dalam kategori satwa langka dan dilindungi.
Nyoman Sukena ditangkap oleh Polda Bali pada 4 Maret 2024, setelah masyarakat melaporkan keberadaan landak Jawa tersebut. Penangkapan ini merupakan hasil dari laporan masyarakat yang mengetahui bahwa Sukena memelihara satwa yang dilindungi undang-undang.
Menurut Humas Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Gede Putra Astawa, sidang dengan agenda dakwaan untuk Sukena telah digelar pada 29 Agustus 2024. Sukena didakwa melanggar Pasal 21 ayat 2 a juncto Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Pasal tersebut secara tegas melarang setiap orang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup. Ancaman pidana untuk pelanggaran ini bisa mencapai lima tahun penjara.
“Saat ini, terdakwa diancam dengan pidana penjara lima tahun,” kata Astawa dalam keterangannya pada Senin, 9 September 2024.
Pada agenda pemeriksaan saksi yang berlangsung pada Kamis, 5 September 2024, terungkap bahwa landak-landak tersebut sebenarnya merupakan milik mertua Sukena. Sukena mengaku bahwa landak-landak itu ditangkap mertua karena merusak tanaman. Menurut Sukena, sebagai orang awam, dia tidak mengetahui bahwa hewan yang dipelihara selama hampir lima tahun tersebut termasuk satwa yang dilindungi dan memerlukan izin khusus untuk pemeliharaannya.
“Menurut keterangan terdakwa, landak itu ditangkap oleh mertuanya karena merusak tanaman. Dia mengaku tidak mengetahui jika itu adalah hewan yang dilindungi dan memerlukan izin,” ujar Astawa.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketut Sumedana, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Sukena. Permohonan penangguhan penahanan tersebut disampaikan pada Senin, 9 September 2024, dan Majelis Hakim diharapkan akan memberikan keputusan pada persidangan yang dijadwalkan pada Kamis, 12 September 2024.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bali, Putu Agus Eka Sabana Putra, menambahkan bahwa permohonan penangguhan penahanan sudah diajukan, dan keputusan akan diumumkan pada sidang berikutnya.
Nyoman Sukena saat ini masih ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali. Kasus ini telah mengundang perhatian luas, terutama setelah menjadi viral di media sosial dan diberitakan secara nasional. Banyak pihak yang menilai ancaman hukuman terhadap Sukena terlalu berat dan menyuarakan solidaritas untuk pembebasannya melalui berbagai platform media sosial.
Kontroversi seputar kasus ini mencerminkan ketegangan antara perlindungan satwa langka dan hukum yang diterapkan dalam konteks masyarakat lokal. Dengan adanya dukungan publik yang semakin meluas, kasus ini berpotensi menimbulkan perubahan dalam penerapan hukum terkait konservasi satwa liar di Indonesia.(N/014)
JAKARTA WhatsApp mulai meluncurkan fitur Username yang memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon kepada o
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEXICO CITY Timnas Meksiko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Ekuador dengan skor 20 pada pertan
OLAHRAGA
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung menegaskan bahwa penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google akhirnya memberikan tanggapan atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat dalam p
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan bagi seluruh rakyat. Kare
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 1 Juli 2026. Penuru
EKONOMI
BOGOR Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menganugerahkan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Prabowo Subi
NASIONAL
JAKARTA EA Sports kembali membagikan kode redeem FC Mobile terbaru yang dapat diklaim pemain pada Rabu, 1 Juli 2026. Melalui kode redeem
ENTERTAINMENT
BOGOR Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah tanda kehormatan kepada kesatuan dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (P
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah memulai perdagangan Rabu (1/7/2026) dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan mata uan
EKONOMI